Klub

Komunitas Vegetarian Gelar Vegan Festival

13-03-2018

Jakarta, beritasurabaya.net - Indonesia Vegetarian Society (IVS) bakal menggelar “Earth Day Vegan Festival & Forum 2018), 23-25 Maret 2018, di Tribeca Park, Central Park Mall, Jakarta Barat. Festival ini digelar sebagai bentuk gerakan edukasi dan sosialisasi Pola Hidup Sehat dan Ramah Lingkungan dengan berbasis Nabati.

Head of Public Relations “Vegan Festival Indonesia 2018”, Roeddy Zeng, dalam siaran pers yang diterima beritasurabaya.net, Selasa (13/3/2018), mengatakan IVS yang berdiri sejak 8 Agustus 1998, selama hampir 2 dekade, melakukan edukasi melalui berbagai Seminar, Bazaar, Festival, penerbitan buku, kegiatan sosial hingga forum-forum ilmiah. “IVS berusaha membagikan pengetahuan dan pemahaman yang benar serta mengajak semua komponen masyarakat untuk ikut berpartisipasi di dalam sebuah Gerakan, sebuah Revolusi yang tidak dapat dibendung lagi. Ya, itulah Revolusi Vegan Berbasis Nabati,”ujarnya.

Roeddy Zeng menegaskan tren Vegetarian dan Vegan semakin hari semakin membesar. Di tingkat Global, ada Gerakan “Meat Free Monday” (Senin Tanpa Daging), “Green Monday”, “Green Eating”, “Clean Eating”, dan lain-lain, yang semuanya itu menandakan kebangkitan dan hadirnya “Revolusi Vegan berbasis Nabati”.

Roeddy mengutip pendapat Executive Chairman perusahaan induk Google, Alphabet, Eric Schmidt yang memprediksi sebuah revolusi berbasis nabati telah datang. “Menurut Eric, mengganti daging dengan nabati akan mengurangi emisi gas rumah kaca dan melawan perubahan iklim,”katanya.

Eric, cerita Roeddy, menamai tren game-changing nomor satu di masa depan sebagai konsumsi protein nabati dan bukan daging. Penggantian daging dengan protein nabati juga akan menurunkan biaya makanan di negara-negara berkembang dimana makanan daging terkadang langka.

Menghasilkan satu pon daging (0.5 kg) ke toko bahan makanan, melewati proses penggembalaan, penyembelihan, dan pengiriman adalah proses yang sangat tidak efisien dan mahal dibandingkan dengan memberi satu pon protein berbasis nabati. Singkatnya, populasi kita yang terus bertambah dapat diberi makan lebih efisien dan lebih murah dengan menggunakan protein nabati.

Saat ini, papar Roeddy, IVS telah memiliki lebih dari 120.000 member dan 62 cabang di berbagai kota di Indonesia. Komunitas vegetarian dan vegan di Indonesia, diyakini ada lebih dari 1.5 juta orang. Dan setiap tahun pertumbuhan komunitas vegetarian dan vegan mencapai angka 2 digit.

Berkat perjuangan dari para Pimpinan, pengurus dan volunter IVS, kini komunitas vegetarian dan vegan di Indonesia, telah merasakan manfaat dan kemudahan di dalam menjalani keseharian mereka. Rumah makan vegetarian dan vegan, kini telah menjamur di berbagai kota dan daerah di Indonesia.

Tercatat ada lebih dari 1000-an rumah makan vegetarian dan vegan baik yang berskala besar (restoran) hingga ke tenda/warung kaki lima yang tersebar di 34 provinsi Indonesia. Bahkan banyak rumah makan yang non-vegetarian/vegan, kini juga menyediakan menu khusus vegetarian. Termasuk Hotel-hotel, tempat wisata, maskapai penerbangan, rumah sakit hingga kantin sekolah, saat ini sudah cukup akomodatif bagi kaum vegetarian dan vegan.

”Di tingkat global/internasional, IVS juga telah mendapatkan pengakuan atas sepak terjang dan gerakan yang diinisiasinya sejak berdiri hingga sekarang. Sebagai sebuah organisasi, IVS telah diakui sebagai organisasi vegetarian yang terbesar di dunia (dengan jumlah member dan cabang terbanyak),”tukasnya.

Tidak hanya itu saja, sejak tahun 2015, Sekjen IVS yang sekaligus merupakan Pendiri IVS, DR. Drs. Susianto, MKM., terpilih menjadi President International Vegetarian Union (IVU). Sebuah jabatan yang sangat strategis dan prestisius, mengingat sejak didirikan pada tahun 1908, belum pernah ada orang Asia yang terpilih untuk jabatan tersebut. Bahkan periode jabatan yang seharusnya berakhir di 2017, diperpanjang kembali. (nos)

Teks foto :

Panitia Vegan Festival & Forum 2018 menjelaskan ke media tentang rangkaian kegiatan selama festival berlangsung.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising