Klub

Earth Hour Jakarta Peringati Hari Pangan Sedunia

31-10-2020

Jakarta, beritasurabaya.net - Bersama Konsorsium Pangan Bijak Nusantara, Earth Hour Jakarta ikut memeriahkan perayaan Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada tanggal 16 Oktober 2020 dengan mengadakan Webinar “Ngopi PBNU, Ngobrol Pintar Pangan Bijak Nusantara”. Bertempat di Parara Ethical Store, Kemang,  Sabtu (31/10/2020), acara yang dilakukan secara semi-offline ini diharapkan bisa menjadi wadah untuk mensosialisasikan kepada masyarakat Jakarta akan pentingnya ketahanan pangan demi keberlangsungan hidup di masa mendatang.

Kordinator Kota Earth Hour Jakarta, Anang Ramadhan menyebutkan, acara “Ngopi” ini diharapkan bisa menjadi sarana untuk melestarikan lingkungan dalam segi pangan yang berkelanjutan.  “Dengan menerapkan ke empat prinsip PBNU yakni lokal, sehat, adil, dan lestari, kami berharap seluruh masyarakat terkhusus di DKI Jakarta bisa merasakan manfaatnya. Bukan hanya bagi produsen, distributor dan konsumen, tetapi juga untuk aspek lingkungan yang berkelanjutan" lanjut Anang.

Acara ini dilakukan dengan menggunakan berbagai platform online, mulai dari Zoom Meeting, IG Live hingga Youtube Live. Dengan membahas berbagai sisi prinsip Pangan Bijak Nusantara, acara ini turut dimeriahkan oleh narasumber-narasumber andal yang berasal dari berbagai latar belakang. Diantaranya, Cristina Eghenter  selaku perwakilan dari WWF Indonesia, Puji Sumedi Hanggarwati selaku perwakilan dari Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI), Hermanto perwakilan dari  Jaringan Madu Hutan Indonesia (JMHI), Dr. Rina Agustina, M.Sc., Phd perwakilan dari  Departemen Ilmu Gizi; dan Ketua Human Nutrition Research Center IMERI, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan juga Ade Putri Paramadita seorang Culinary Storyteller.

Acaranya sendiri dipandu oleh Widya Hasian Situmeang, MSi dari Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP). Kampanye Pangan Bijak Nusantara merupakan kampanye kolaborasi lima lembaga, yakni HiVos, WWF-Indonesia, Non-Timber Forest Products-Exchange Programme Indonesia (NTFP-EP), Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil (ASPPUK), dan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN).

Kampanye ini merupakan upaya untuk mempromosikan konsumsi dan produksi berkelanjutan dan berkeadilan di Indonesia. Earth Hour Jakarta merupakan salah satu gerakan anak muda yang diinisiasi oleh WWF-Indonesia sejak 2009, Earth Hour sendiri berfokus pada kampanye global untuk melawan perubahan iklim. (nos)

 

Advertising
Advertising