Wisata & Budaya

Musim Panas, Merayakan Natal di Australia

24-12-2017

Jakarta, beritasurabaya.net - Tidak seperti di banyak negara lain dimana Natal dirayakan di musim dingin. Natal di Australia dirayakan di musim panas, sehingga memungkinkan siapa saja untuk merayakannya di alam terbuka, bahkan di pantai.

Mulai dari Santa yang bersantai dan berseluncur di pantai hingga pertunjukan cahaya di langit malam musim panas yang cerah, warga Australia merayakan Natal dengan cara unik dan berbeda. Berikut beberapa ide merayakan Natal di musim panas di Australia dan mengapa patut Anda coba.

Di Australia, Natal dirayakan menggunakan pakaian renang dan celana pendek. Warga Australia biasa merayakan Natal di alam terbuka, seperti di pantai, taman, atau ruang publik lainnya.

Rayakan Natal Anda di pantai Bondi di Sydney yang sangat terkenal itu, atau pantai di kota Perth yang baru selesai dipercantik, Scarborough. Nikmati sinar mentari hangat khas awal musim panas dan angin pantai yang sejuk.

Lihat sekeliling dan pukau mata Anda dengan instalasi cahaya menakjubkan di landmark ibu kota negara, Canberra, di Glebe Park. Nikmati ribuan cahaya, festival musik, dan kegiatan amal yang dikemas dalam acara The Garden of Light.

Memecahkan rekor dunia di tahun 2015 lalu untuk instalasi lampu terbanyak di satu pohon Natal, penyelenggara acara, Red Nose, akan kembali memukau pengunjung sambil menyelenggarakan acara amal tahunan. Tempat lain, seperti balai kota Melbourne maupun gereja Katedral St. Mary di Sydney, juga akan mempercantik diri untuk pertunjukan cahaya yang menawan.

Salah satu cara terbaik merayakan Natal di Australia adalah melalui perayaan di alam terbuka. Kota Perth menawarkan pertunjukan Natal unik di Forest Place dengan karnaval Natalnya. Anda juga bisa merayakan Natal dengan karakter-karakter Warner Bros seperti Tweety dan Bugs Bunny di Warner Bros Movie World di Queensland.

Mencari tempat berbelanja saat Natal? Ekplorasi pasar-pasar Natal terkenal di Australia. Anda akan dimanjakan oleh beragam pilihan yang dijual di tenda-tenda berdekorasi cantik, mulai dari makanan, kerajinan tangan, hingga suvenir.

Kunjungi Brisbane Christmas Market dengan keluarga untuk menikmati hangatnya suasana Natal, atau Anda bisa mengunjungi Queen Victoria Market di Melbourne, dimana cahaya yang memukau akan menyambut Anda dan orang-orang terkasih.

Jika Anda ingin mendapatkan pengalaman Australia yang sesungguhnya, jelajahilah keunikan alamnya! Kenali “penduduk asli” Australia di Lone Pine Koala Sanctuary, Brisbane, salah satu dari beberapa tempat yang menarik untuk dikunjungi saat Natal.

Anda dapat mengelus, memberi makan dan bermain dengan Kangguru dan Koala di salah satu dari 10 kebun binatang terbaik di dunia versi AOL, New York. Atau, Anda dapat melihat parade penguin menggemaskan saat mereka kembali dari kegiatan mencari makan di Philip Island. Sebelum menyaksikan momen ini, pastikan Anda singgah di The Penguin Parade Visitor Centre yang buka pada jam 10 pagi.

Hampir semua kota utama di Australia adalah kota dermaga, dan merupakan tempat yang tepat untuk menyaksikan semarak pertunjukan kembang api. Anda bisa menikmati permainan kembang api yang spektakuler dari South Bank di Brisbane, hingga ke Darling Harbor di Sydney. Singgahlah lebih lama, dan jadilah yang pertama menyaksikan perayaan tahun baru dan pesta kembang api di Sydney Harbor Bridge.

Berdasarkan data Tourism Australia tahun 2016 tercatat 174.400 orang Indonesia mengunjungi Australia. Kota Australia yang paling seru dikunjungi oleh turis Indonesia yakni 44 persen Sydney, 39 persen Melbourne, 20 persen Perth, 8 persen Brisbane.

Adapun alasan utama orang Indonesia mengunjungi Australia, 51 persen liburan, 20 persen mengunjungi teman dan kerabat, 10 persen pendidikan. Dan tiga maskapai penerbangan yang paling banyak digunakan orang Indonesia mengunjungi Australia, yakni : Garuda Indonesia 42 persen, Qantas 13 persen dan Singapore Airlines 12 persen.

Sementara faktor-faktor penentu pemilihan destinasi wisata bagi orang Indonesia yakni Keamanan dan keselamatan (49 persen); keindahan alam kelas dunia (43 persen), wisata air dan pantai (37 persen), kota yang bersih dengan infrastruktur yang maju (36 persen), dan keramahan penduduk lokal (36 persen).

Teks foto :

Lone Pine Koala Sanctuary, Queensland.

Foto : Tourism Australia.

Advertising
Advertising