Wisata & Budaya

STB Dongkrak Kunjungan Wisatawan Indonesia

07-06-2018

Surabaya, beritasurabaya.net - Singapore Tourism Board (STB) berupaya mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Singapura. Satu diantaranya dengan menampilkan atraksi baru di Singapore Zoo.

Menurut Area Director Indonesia STB, Mohamed Firhan Abdul Salam, Rabu (6/6/2018) kemarin, di sela Customer Gathering, selama ini jumlah wisatawan Indonesia ke Singapura mencapai 3,3 juta atau naik 2 sampai 5 persen dari periode yang sama dengan tahun lalu. Wisatawan Surabaya sendiri tumbuh 7 persen sampai April 2018 dibanding periode yang sama tahun lalu.

Ia berharap dengan atraksi baru di Singapore Zoo mulai 1 Juli 2018, mampu meningkatkan jumlah wisatawan Indonesia. Wisatawan bisa menjelajah Singapore Zoo dari siang sampai malam hari. Pengunjung bisa masuk untuk berinteraksi dengan hewan dan juga merasakan hutan tropis di malam hari.

Serangkaian program telah dirancang sedemikian rupa dalam rangka memperingati hari jadi Singapore Zoo yang ke-45 pada tahun ini. Untuk pertama kalinya di Asia Tenggara, Singapore Zoo mempersembahkan Rainforest Lumina, sebuah program jalan di malam hari dengan teknologi multimedia canggih yang membawa pengunjung menelusuri alam dan dunia penuh cahaya.

Rainforest Lumina mengajak para pengunjung untuk berjalan sejauh satu kilometer mengitari hutan tropis Singapore Zoo di malam hari dan menikmati pengalaman visual menakjubkan yang diciptakan oleh studio hiburan multimedia, Moment Factory. Pengalaman multimedia unik dari Rainforest Lumina ini merupakan perpaduan yang serasi dengan latar belakang alam kebun binatang di mana pengunjung akan terinspirasi oleh indahnya suasana hutan tropis saat para penghuni hutan sedang tidur terlelap di malam hari.

Group CEO dari Mandai Park Holdings, Mike Barclay, mengatakan, cukup banyak yang dilalui oleh Singapore Zoo selama 45 tahun, mulai dari sebuah kebun binatang dengan konsep terbuka hingga menyajikan pengalaman imersif, lengkap dengan beraneka ragam margasatwa yang sehat. “Komitmen kami adalah melanjutkan semangat para pendiri Singapore Zoo untuk menawarkan pengalaman menarik dan bermakna kepada para pengunjung dengan cara-cara baru. Rainforest Lumina merupakan babak baru bagi kami, dengan menghadirkan program jalan di malam hari dengan teknologi multimedia yang canggih di Singapore Zoo,”ujarnya.

Mohamed Firhan Abdul Salam kembali menegaskan tahun ini, STB juga menggarap potensi pasar muslim dan Singapura sendiri merupakan negara nonmuslim yang peduli terhadap umat muslim.

Di Singapura, masyarakat muslim sangat mudah mendapatkan makanan halal serta fasilitas muslim lainnya. Indonesia merupakan negara kedua terbesar yang masyarakatnya datang ke Singapura setelah China.

Ia menyebut wisatawan Indonesia yang datang ke Singapura yakni dari Jakarta, Surabaya serta Medan. Mereka biasanya datang berkali-kali sekedar untuk menghabiskan waktu luang untuk jalan-jalan dan juga keperluan lainnya.

Selain menggarap segmen pasar muslim, STB menggandeng kapal pesiar yang menghubungkan Indonesia dengan Singapura. Saat ini sudah banyak kapal pesiar dengan kapasitas 4 ribu sampai dengan 7 ribu penumpang yang transit di Indonesia dan Singapura.

Dan tidak kalah pentingnya, STB terus melakukan kerja sama dengan berbagai pihak. Satu diantaranya dengan maskapai penerbangan yang memiliki tujuan ke Singapura. (nos)

Teks foto :

Area Director Indonesia STB, Mohamed Firhan Abdul Salam (kanan) saat menjelaskan tujuan wisata baru di Singapura.

Foto : Titin.

Advertising
Advertising