Wisata & Budaya

Green Oak Hotel Ekspansi ke Asia

21-09-2018

Jakarta, beritasurabaya.net - Green Oak Hotel Management, perusahaan holding dari Tauzia Hotels akan mendorong ekspansi ke negara-negara Asia bermitra dengan The Ascott Limited, sebuah unit bisnis Capitaland yang dimiliki secara penuh dan bergerak di bidang ​serviced residence. Kemitraan ini merupakan aksi strategis dari Tauzia untuk membawa enam merek hotel yang dimilikinya ke target audiens yang lebih luas lagi di Asia dan sampai ke negara-negara lainnya.

Tauzia saat ini memiliki enam merek hotel, mulai dari POP! Hotels, hotel ekonomis untuk wisatawan yang ​smart dan eco-friendly; Yello Hotels, hotel kelas menengah untuk para netizen dan milenial; FOX Harris Hotels, hotel kelas menengah yang dikenal dengan desain yang kontemporer dan mudah beradaptasi; Harris Hotels, hotel kelas menengah atas yang mempromosikan gaya hidup sehat sampai ke Harris Vertu Hotels yang adalah hotel bisnis untuk market kelas atas dan label untuk butik hotel kelas atas milik Tauzia yakni Préférence.

Tauzia adalah salah satu dari lima besar operator hotel di Indonesia dengan 122 hotel dan mendekati 20,000 kamar tersebar di Indonesia, Malaysia dan Vietnam, setengahnya sudah beroperasi. Mayoritas dari portfolio Tauzia ini berlokasi di Indonesia, dengan 60 persen terletak di kota-kota kunci seperti Jakarta, Bali, Bandung, Surabaya dan Yogyakarta.

Sekitar 70 persen dari hotel-hotel Tauzia adalah untuk wisatawan bisnis maupun untuk menghadiri rapat, sementara 30 persen menargetkan wisatawan rekreasi. Di tahun 2018 ini saja, Tauzia membuka 10 hotel dengan hampir 1,500 kamar.

Founder Tauzia Hotels, Marc Steinmeyer, Jumat (21/9/2018), mengatakan, disatukan oleh visi yang sama di dunia perhotelan, ia percaya bahwa pengalaman Tauzia selama 17 tahun untuk mengembangkan enam merek hotel yang sesuai dengan gaya hidup dikombinasikan dengan Ascott yang merupakan operator pemilik serviced residence yang bertaraf dunia akan mempercepat pertumbuhan Tauzia untuk menjadi hotel operator yang unggul di kawasan Asia.

“Kemitraan ini akan meningkatkan pertumbuhan kinerja TAUZIA kedepannya dikarenakan kepiawaian dan dukungan dari Ascott akan berkontribusi secara signifikan dalam perluasan merek hotel dan produk di Asia dan sampai negara-negara lainnya,”tambahnya.

Chief Executive Officer Ascott, Kevin Goh, mengatakan permintaan terhadap ​serviced residence tetap kuat dikalangan ekspatriat maupun wisatawan bisnis. “Kami dapat memanfaatkan kesempatan yang signifikan di segmen hotel bisnis kelas menengah yang terus berkembang di tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya,”ujarnya.

Ia mengatakan cepatnya pertumbuhan Tauzia di bisnis hotel kelas menengah akan memungkinkan pihaknya untuk menangkap segmen kelas menengah yang berkembang pesat di Asia, yang nantinya akan menjadi tempat tinggal dari dua pertiga jumlah penduduk kelas menengah dunia di tahun 2030. Jadi selain memperkuat 2 cakupan Tauzia di Indonesia, ia akan menggunakan jaringan global Ascott berupa 100,000 klien korporasi untuk membawa Tauzia ke market internasional.

”Market yang memiliki kebutuhan paling dekat adalah di Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam. Demikian juga di kota-kota sekunder di Kamboja, Laos dan Myanmar,”tukasnya.

Di Indonesia, Ascott memiliki pengalaman selama 22 tahun dengan 17 serviced residences dengan lebih 3,000 units di Jakarta, Bali, Bandung, Karawang, Makassar, Surabaya dan Yogyakarta. (nos)

Advertising
Advertising