Wisata & Budaya

RedDoorz Terus Perluas Jaringan ke-10 Kota Jatim

24-01-2019

Surabaya, beritasurabaya.net - RedDoorz, platform pemesanan hotel online terkemuka di Indonesia yang menawarkan kamar-kamar dengan standar terbaik, hari ini mengumumkan kesuksesan ekspansi propertinya di Jawa Timur. RedDoorz berencana akan memperluas jaringannya ke 10 kota di provinsi tersebut hingga akhir tahun 2019 yang dimulai dengan Kota Pasuruan dan Jember.

Sejak Oktober tahun lalu, RedDoorz telah memperluas jejaknya ke dua kota baru di Jawa Timur yakni Banyuwangi dan Probolinggo. RedDoorz mulai beroperasi di Jawa Timur pada November 2016, dimulai dengan Surabaya, saat ini menjadi kota dengan kinerja terbaik keempat setelah Bandung, Jakarta, dan Yogyakarta; dengan peningkatan jumlah kamar sebesar empat kali lipat, sehingga saat ini totalnya menjadi 30 properti yang dikelola sepenuhnya oleh RedDoorz. Mereka melihat jumlah pemesanan kamar yang berlipat ganda lebih dari enam kali lipat dari pertumbuhan tahun ke tahun.

Country Manager RedDoorz untuk Indonesia, Mohit Gandas, Kamis (24/1/2019), mengatakan, berdasarkan laporan JEJAK, lebih dari 77 persen orang Indonesia bepergian ke provinsi Jawa Timur. Pada akhir tahun 2019, tujuan ekspansi meliputi pencapaian 5.000 kamar di Jawa Timur.

”Kami ingin setiap properti menyediakan pengalaman menginap yang berkualitas dan terbaik bagi para tamu termasuk aksesibilitas melalui platform online kami. Dengan pendekatan yang konsisten terhadap pertumbuhan kami di Indonesia, kami bersemangat untuk langkah selanjutnya dari rencana untuk memperluas jaringan kami di Jawa Timur dapat terwujud. Kami melihat ini sebagai tanda positif bagi untuk berkembang penuh tidak hanya di Surabaya tetapi juga di sekitar kota-kota di Jawa Timur, ”tukasnya.

Dengan tim lokal yang kuat dan datang dari beragam latar belakang dan pengetahuan mendalam tentang travel dan perhotelan, saat ini RedDoorz menjalankan unit operasi penuh di kota-kota Indonesia mulai dari layanan pelanggan, operasional, dan penjualan produk hingga branding, keuangan dan pemasaran. RedDoorz telah mengembangkan teknologi miliknya sendiri menggunakan analitik data agar dapat secara akurat memperkirakan permintaan pada area yang bisa memiliki lebih banyak hotel atau properti untuk mendorong lebih banyak langkah bagi wisatawan.

Vice President Operations RedDoorz, Adil Mubarak, mengatakan, ketika mulai di Indonesia dengan tujuan untuk mendekati satu kota pada satu waktu, pihaknya tahu bahwa menumbuhkan brand awareness di setiap kota harus dilaksanakan dengan penuh ketepatan. Dengan keunggulan layanan yang dimiliki, tingkat pengulangan menginap di RedDoorz tumbuh hingga sebesar 65 persen.

”Hingga saat ini, kehadiran kami telah mencakup lebih dari 13.600 kamar di 30 kota di Indonesia. Kami akan terus berkembang ke 35 kota di Indonesia pada bulan April 2019. Hal ini meyakinkan kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik yang untuk konsumen dan pemiliki properti,”tukasnya.

Ia menambahkan properti yang menjadi mitra secara rutin telah melewati Pemeriksaan Kualitas oleh RedDoorz yang memastikan bahwa para tamu dilayani dengan pelayanan yang konsisten, setiap kali selama mereka menginap di salah satu properti mereka. Pengalaman menginap telah menyebabkan permintaan bisnis yang berkelanjutan dan membantu sebagian besar properti di Surabaya muncul sebagai merek untuk menanamkan kepercayaan dan memperkuat loyalitas pelanggan. RedDoorz bekerja erat dengan para mitra properti untuk menawarkan pengalaman menginap berstandar baik, pelatihan teknologi untuk staf properti hotel dan pelatihan keterampilan kelas industri.

Fernanda Reza Muhammad pemilik properti hotel mitra RedDoorz yang sekarang dikenal sebagai RedDoorz @Mayjen Sungkono di Surabaya mengatakan sejak memulai kemitraan dengan RedDoorz, tingkat hunian meningkat lebih banyak. dari 40 persen. Sebelumnya, pelanggan hanya dapat menjangkau melalui rute offline karena kami tidak memiliki akses ke platform online.

”Namun, melalui RedDoorz, properti kami dapat dilihat oleh lebih banyak pelanggan daripada sebelumnya melalui aplikasi RedDoorz serta platform pemesanan lainnya Agoda, Booking.com, Pegipegi, dan lainnya. Peningkatan hunian kamar kami terutama disebabkan oleh pemesanan yang sekarang dilakukan secara online, "tukasnya. (nos)

Teks foto :

Komitmen RedDoorz memperkuat jaringan di Jawa Timur. Kiri-kanan : Adil Mubarak (Vice President Operations, RedDoorz), Fergie Rankinton (Owner of RedDoorz Plus @Raya Sengkaling), Fernanda Reza Muhammad (Owner of RedDoorz Mayjen Sungkono, Surabaya), Mohit Gandas (Country Manager RedDoorz untuk Indonesia).

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising