Wisata & Budaya

5 Tradisi Hari Kasih Sayang Di Seluruh Dunia

17-02-2021

Surabaya, beritasurabaya.net - Hari Kasih Sayang (Valentine) yang dirayakan setiap tanggal 14 Februari, memang sudah lewat. Namun ini bukan berarti momen kasih sayang terhadap keluarga, teman maupun kolega lainnya juga usai tapi akan berlangsung selamanya.

Untuk mengungkapkan rasa kasih sayang pada orang yang kita kasihi, bisa dalam beragam bentuk. Mulai dari dari cokelat, boneka, permen berbentuk hati, sampai kartu ucapan selamat hari Valentine.

Tradisi Hari Kasih Sayang di banyak negara barat, lekat dengan hal-hal tersebut. Boneka, cokelat, dan beragam ornamen hati juga mawar merah.

Tapi, tidak semua negara melakukan itu semua. Ada banyak ragam tradisi lain yang dilakukan di negara-negara lain untuk merayakan hari kasih sayang ini. Tidak hanya untuk merayakannya dengan pasangan Hari Valentine juga biasanya dirayakan para jomblo atau mereka yang tidak berpasangan. Mereka merayakannya bersama teman atau sendirian, sambil berdoa untuk mendapatkan pasangan di tahun ini.

Untuk mengetahui beragam tradisi yang dilakukan di berbagai negara, berikut adalah daftar-daftar tradisi Hari Kasih Sayang lain di penjuru dunia.

Denmark

Denmark bukanlah negara yang baru saja merayakan Hari Valentine. Hari ini sudah dirayakan di Denmark sejak awal tahun 1990-an, menurut Kementerian Luar Negeri Denmark.

Hanya saja, perayaan di Denmark sedikit berbeda dari kebanyakan. Bukan mawar merah, Denmark biasanya berbagi bunga “snowdrops” untuk orang terkasih.

Bunga ini sangat unik karena terlihat seperti tetesan salju. Warna putih sendiri melambangkan cinta dan keabadian yang membuatnya menjadi lebih romantis bagi orang Denmark untuk diberikan dibandingkan dengan mawar merah.


Perancis

Perancis, khususnya kota Paris dikenal sebagai salah satu tempat paling romantis di seluruh dunia. Tidak mengherankan jika salah satu tradisi Hari Valentine tertua berasal dari sini.

Duke of Orleans, Charles, mengirimkan surat cinta ke istrinya saat ia dipenjara di Tower of London di tahun 1415, di tanggal 14 Februari. Hingga kini, tradisi bertukar kartu ucapan hari Valentine yang berisi ungkapan hati masih terus dilakukan di seluruh dunia.

Korea Selatan

Hari Valentine sangat populer untuk anak muda di Korea Selatan. Karenanya, ada banyak tradisi yang dirayakan untuk hari ini, bahkan hingga bulan April.

Pemberian hadiah dilakukan pada 14 Februari, yang dilakukan oleh para perempuan kepada pasangannya. Lalu tradisi dilanjutkan di White Day atau 14 Maret, di mana saat tersebut adalah waktu sang pasangan mengirimkan hadiah untuk perempuan yang memberi mereka hadiah di Hari Valentine.

Untuk yang tidak punya pasangan, mereka merayakannya di tanggal 14 April yang dikenal sebagai Black Day. Di hari tersebut para jomblo merayakannya dengan memakan jajangmyeon atau mie saus kacang hitam.

China

Di China, hari yang serupa seperti Hari Valentine adalah Qixi. Hari ini adalah Seven Night Festival, hari ketujuh di bulan ke tujuh setiap tahunnya.

Menurut legenda putri raja kerajaan langit Zhinu jatuh cinta pada Niulang orang miskin penggembala sapi. Ia kemudian menikah dan mendapatkan anak kembar.

Saat ayah Zhinu mengetahui hal ini, ia mengirimkan ratu untuk membawa Zhinu kembali ke langit. Saat mendengar tangisan Niulang dan anak-anaknya, sang raja mengizinkan Zhinu dan Niulang untuk bertemu setahun sekali saat Qixi.

Filipina

Perayaan Hari Valentine di Filipina sebenarnya tidak berbeda dari kebanyakan perayaan yang dilakukan di seluruh dunia. Hanya saja ada satu tradisi yang selalu dilakukan di negara ini.

Pada tanggal 14 Februari seringkali dirayakan dengan acara menikah masal. Banyak dari pasangan muda yang memilih untuk menunda hari pernikahan mereka untuk bisa dapat menikah di hari romantis 14 Februari. (nos)

Teks foto :

1.Pada tanggal 14 Februari seringkali dirayakan dengan acara menikah masal.

2.Untuk yang tidak punya pasangan, mereka merayakannya di tanggal 14 April yang dikenal sebagai Black Day. Di hari tersebut para jomblo merayakannya dengan memakan jajangmyeon atau mie saus kacang hitam.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising