CSR

JCI East Java Tumbuhkan Autism Awareness

08-04-2018

Surabaya, beritasurabaya.net - Gelak tawa, dan suara anak anak kecil berlarian terdengar di sekitar Taman Flora Kota Surabaya, Sabtu (7/4/2018). Ribuan anak-anak berkumpul menggunakan baju seragam berwarna oranye bertuliskan “Walk For Autism 2018”.

Ya, tepat kemarin dengan bangga sebagai wujud kepedulian bersama dan salah satu kegiatan sosial yang rutin diadakan oleh JCI (Junior Chamber International) East Java didukung oleh Pemerintah kota Surabaya, dan menggandeng beberapa organisasi lain seperti Dharma Wanita Kota Surabaya, PKK, ASA (Advokasi Sadar Autisme), IDGAI (Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia), Rotary Club dan FKKSI (Forum Komunikasi Kepala Sekolah Inklusi) Surabaya. Acara ini juga didukung oleh banyak perusahaan swasa nasional, salah satunya adalah Bank Danamon. Bank Danamon sangat mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh JCI East Java dan Penyelenggara demi kesejahteraan sosial yang lebih baik.

Pada peringatan hari Autis Sedunia kali ini, JCI East Java merayakannya dengan beberapa kegiatan dan perlombaan. Diawali dengan pelepasan ratusan balon berwarna biru, yang mana anak-anak Penyandang Autis akan menuliskan harapan mereka pada kertas dan menempelkannya pada balon tersebut.

Lalu dilanjutkan dengan jalan sehat bersama anak Penyandang Autis yang mengelilingi area kebun bibit. Anak-anak juga mengikuti beberapa lomba seperti Mewarnai, Topi Fantasy, Lomba Yel-Yel dan beberapa doorprize dengan hadiah yang menarik. Selain itu, anak Penyandang Autis juga ikut mengisi acara yakni Tarian Remo, Menyanyi dan Menunjukkan keahlian musik mereka.

Ketua panitia WFA (Walk For Autsim), Margaret Srijaya, mengatakan tema yang diusung JCI East Java pada Hari Autis kali ini adalah “Get On Your Feet For Autism“. Tema ini diusung dengan harapan menumbuhkan semakin banyak kesadaran masyarakat untuk lebih peduli dan meumbuhkan kepercayaan diri terhadap anak-anak Penyandang Autis.

“Kegiatan yang kami laksanakan juga dalam rangka menjalin komunikasi dan hubungan baik yang meningkat antara pemerintah, Organisasi dan Asosiasi lain di Surabaya,”ujar Margaret.

Ia berharap pemerintah memberikan perhatian yang lebih besar pada anak anak Penyandang Autis karena sangat dibutuhkan bagi anak-anak Penyandang Autis dengan menambah tenaga terapis atau guru-gurunya dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Sehingga lebih banyak anak Penyandang Autis yang dapat menerima pelayanan terapi.

Sikap sebagai orang tua dari Penyandang Autis, menurut Margaret, orangtua itu sendirilah yang lebih tahu apa yang dibutuhkan oleh anaknya. Ketua Dharma Wanita kota Surabaya, Iis Hendro Gunawan, memberikan apresiasi sebesar besarnya kepada panitia acara JCI East Java, yang telah bekerja keras meluangkan waktu dan tenaga demi kelancaran selama acara.

Sementara itu, Local President JCI East Java, Ariel Wibisono berujar acara ini adalah salah satu acara tahunan. Pihaknya bersyukur dapat melaksanakan rutin setiap tahun tentunya.

”Kami bangga karena selalu mendapat dukungan dari pemerintah dan bantuan dari sponsor yang telah mendukung kesuksesan acara ini,”ujarnya.

Pada acara tersebut, para pengunjung dan anak anak Penyandang Autis dihibur oleh Vanessa the Voice Indonesia. Mereka bernyanyi dan bergandengan tangan bersama sebagai penutup acara WFA 2018. (nos)

Teks foto :

JCI WFA 2018 Flag Start.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising