CSR

ACT Distribusikan Paket Khobz ke Warga Ghouta

12-04-2018

Idlib, beritasurabaya.net - Puluhan orang tampak memadati sebuah bangunan di Hazano, sebuah perkampungan yang masuk wilayah Idlib, Suriah. Lelaki, wanita, dan anak-anak nampak berdiri mengantre di depan bangunan tersebut.

Sementara itu, di ujung depan antrean, terlihat beberapa beberapa orang yang tengah membawa setumpuk khobz, roti bundar pipih yang menjadi panganan pokok warga Suriah. Beberapa anak terlihat tergopoh-gopoh membawa tumpukan roti berdiameter 25 sentimeter tersebut.

Proses pendistribusian paket-paket khobz untuk para pengungsi Suriah tengah berlangsung. Setiap hari, roti-roti ini menjadi santapan utama para pengungsi Suriah asal Ghouta yang baru berada di Idlib. Semua merupakan sumbangsih masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui program pabrik roti gagasan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Selain Hazano, pendistribusian bantuan pangan berupa roti juga dilakukan di Killi, sebuah desa yang hanya berjarak satu mil di sebelah timur laut Hazano. Sebagaimana di Hazano, proses distribusi paket-paket roti di Killi juga dipadati oleh para penerima manfaat yang terdiri dari para pengungsi yang baru saja tiba dari Ghouta Timur maupun para pengungsi yang sudah tiba terlebih dahulu.

Bekerja sama dengan pabrik roti di lokal di Turki, program pabrik roti ACT memproduksi hingga 2.400 potong khobz tiap harinya. Dari Reyhanli, kota di dekat perbatasan Suriah tempat pabrik roti berada, paket-paket ini dibawa masuk ke Idlib melalui gerbang Cilvegozu dengan mengantongi izin dari otoritas Turki maupun Suriah.

Selain kepada para pengungsi di Idlib, paket-paket roti ini juga dibagikan kepada para pengungsi yang tinggal di kamp pengungsian maupun flat yang terletak di perbatasan Turki dan Suriah.

Setelah adanya kesepakatan gencatan senjata antara rezim Suriah dan pihak oposisi pekan lalu, eksodus pengungsi besar-besaran mulai memadati Idlib. Ribuan pengungsi datang menggunakan konvoi bus dari Ghouta.

Kebanyakan dari mereka tidak membawa apa-apa selain barang-barang maupun dokumen-dokumen yang dianggap penting. Banyak dari mereka juga mengalami kekurangan bahan makanan maupun kebutuhan pokok lainnya.

“Ribuan pengungsi telah tiba di Idlib. Turun dari bis dengan kondisi lusuh. Hanya menenteng koper kecil satu-satunya harta tersisa. Tinggal di tenda-tenda terpal, makanan seadanya,”kata mitra Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang berbasis di Idlib.

Kehadiran program pabrik roti ACT ini sangat berharga bagi para pengungsi Suriah. Di tengah krisis kemanusiaan yang telah berkecamuk selama bertahun-tahun, di mana para korban perang harus hidup di pengungsian dengan kondisi kekurangan bahan makanan, bantuan makanan berupa paket-paket khobz ini dapat membantu mereka untuk bertahan hidup.

Imad Muhammad al-Zayn, salah satu penerima bantuan paket roti asal Madira, Ghouta timur, mengaku bahwa dirinya sangat berterima kasih atas bantuan roti yang ia terima setiap hari. “Alhamdulillah, saya suka sekali rotinya. Terima kasih Indonesia, semoga Allah membalas dengan kebaikan,”katanya dengan nada suara emosional.

Insya Allah, ribuan roti ini juga akan memenuhi kebutuhan pangan harian pengungsi Suriah di Idlib di bulan Ramadan nanti. Program pabrik roti ini menjadi kelanjutan dari program serupa yang dilaksanakan oleh ACT pada Januari 2017, yakni program pabrik roti yang dilaksanakan di Kilis, dekat perbatasan Turki-Suriah, dan Idlib, Suriah.

Selain itu, program pabrik roti di Reyhanli memperteguh kembali komitmen ACT, atas nama bangsa Indonesia, untuk selalu berikhtiar untuk meringankan beban penderitaan para pengungsi Suriah melalui program-program terbaik yang telah berjalan sejak 2013.

Di antara program-program terbaik yang digagas oleh ACT untuk para pengungsi Suriah adalah Winter Aid, Dapur Umum, Indonesia Humanitarian Center, serta Kapal Kemanusiaan Suriah yang insya Allah akan mengangkut 1.000 ton bantuan beras dari pelabuhan Belawan, Medan. (nos)

Teks foto :

Proses pendistribusian paket-paket khobz untuk para pengungsi Suriah tengah berlangsung.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising