CSR

Mengentaskan Masalah Air Bersih Desa Sekeladi

10-01-2019

Riau, beritasurabaya.net - Air merupakan kebutuhan vital, tidak hanya bagi tubuh manusia, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, apa jadinya kalau kebutuhan vital tersebut sulit untuk diperoleh?

Begitulah kondisi yang dialami oleh masyarakat Desa Sekeledi, Kabupaten Rokan Hillir, Provinsi Riau. Desa yang berada di wilayah hulu Sungai Rokan ini merupakan wilayah lahan gambut dengan kondisi air yang berbau dan sudah berwarna coklat.

Sungai sudah tidak dapat lagi diandalkan karena sudah tercemar dan hanya bisa digunakan untuk mandi serta mencuci. Untuk kebutuhan minum dan memasak, masyarakat mengandalkan air hujan dan mengambil air di area perbukitan atau dengan membeli air bersih.

“Kita terpaksa beli air untuk keperluan sehari-hari. Satu jeriken air bersih dibandrol dua ribu lima ratus  rupiah dan per drum sepuluh ribu rupiah," sebut Zulhairi, salah seorang warga.

Melihat kondisi tersebut, Tim Global Wakaf membangun Sumur Wakaf sebagai solusi pengentasan masalah air di sana. Sebelum pembangunan sumur, tim terlebih dahulu melakukan rembuk warga pada Akhir Desember 2018  lalu dan dilanjutkan dengan pembangunan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) pada Rabu (2/1/2019) lalu.

Wahyu Fitra Suryanda dari Tim Global Wakaf menuturkan, untuk pembangunan Sumur Wakaf sendiri akan dilakukan pada Sabtu (12/1/2019) lusa. “Insya Allah, kalau tidak ada halangan kita akan lakukan pemboran sumur di lingkungan Musala Al-Iman. Semoga pembangunan sumur ini nantinya berjalan lancar,” kata Wahyu.

Pemilihan Musala Al-Iman tersebut dikarenakan lokasinya yang terletak di pinggir jalan utama dan dekat dengan pusat keramaian di Desa Sekeladi, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengambil air ke sini. Pembangunan ini sebagai bentuk ikhtiar Global Wakaf untuk membantu memecahkan masalah air di Desa ini.

“Dengan adanya Sumur Wakaf ini, uang yang biasa digunakan oleh masyarakat untuk membeli air, bisa dialihkan untuk keperluan lainnya yang lebih penting," imbuh Wahyu.

Pengurus musala bersama masyarakat setempat juga telah berazam akan menanggung seluruh biaya yang timbul akibat pendistribusian air bersih yang dimanfaatkan warga. Sehingga, warga tidak akan dibebankan lagi untuk biaya operasional. Dana yang akan digunakan dari kas kotak infak yang dikhususkan untuk operasional air bersih.

"Alhamdulillah, Global Wakaf menginisiasi satu program yang memberi solusi dan keberkahan hidup jangka panjang bagi masyarakat, bekerjasama dengan masyarakat sekitar yang mampu memberikan jutaan manfaat dan kebaikan," pungkas Wahyu.

Teks foto :

Bersama dengan masyarakat Desa Sekeladi, melalui Sumur Wakaf, Insya Allah masalah kekurangan air bersih dapat diselesaikan.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising