CSR

ACT Fasilitasi Keluarga Korban Penembakan

21-03-2019

Jakarta, beritasurabaya.net - Tragedi kemanusiaan di Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019) lalu, masih menyisakan duka mendalam bagi dunia dan bangsa Indonesia. Sebagai lembaga kemanusiaan terdepan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) tidak hanya memberikan santunan kepada para korban bencana namun juga memfasilitasi keberangkatan para keluarga korban WNI ke Selandia Baru.

Dalam pelepasan yang diadakan di gedung Menara 165, Cilandak, Jakarta Selatan,  ACT akan memberangkatkan empat orang yakni Handra Yaspita, Nurhamidah, Yulierma, dan Alhamdani, sebagai pihak keluarga Zul Firmansyah (40) dan Averroes Omar Syah salah satu WNI korban penembakan Selandia Baru.

Tim Global Humanity Response (GHR) ACT, Sucita, mengatakan, selain memfasilitasi keberangkatan keluarga korban ke Selandia Baru, ACT turut memberikan santunan sebesar Rp15 juta rupiah melalui program Mobile Social Rescue.  “Bantuan ini sebagai ikhtiar kami untuk mendampingi keluarga korban di masa duka. Mohon doanya semoga Zul dan keluarganya berangsur membaik. Siang ini keluarga korban telah berangkat dari Padang menuju Jakarta,”tukasnya.

Sementara nanti dari Jakarta ke Selandia Baru akan didampingi tim ACT Pusat. Lebih lanjut, Senior Vice President ACT,  N. Imam Akbari, menyampaikan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah membantu para korban penembakan di Selandia Baru hingga saat ini. “Keberangkatan kali ini akan menjadi saksi kepedulian tinggi masyakarat Indonesia terhadap tragedi kemanusiaandan tim ACT yang berangkat akan membawa bantuan yang telah terkumpul dari masyarakat Indonesia untuk semua korban penembakan,”ujarnya.

Bantuan juga akan diusahakan dalam bentuk renovasi masjid Linwood Avenue dan Al-Noor di Kota Christchurch. Insya Allah ini bukti ACT peduli tidak hanya untuk warga Indonesia namun juga dunia. (nos)

Teks foto :

ACT fasilitasi keberangkatan keluarga korban penembakan ke Selandia Baru.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising