CSR

Diaspora Ciptakan Metode Pendidikan Terintegrasi

08-08-2019

Jayapura, beritasurabaya.net - Diaspora melalui Indonesian American Society of Academics (IASA) bersama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) meresmikan acara peluncuran program terobosan Sekolah Terintegrasi Berpola Asrama dan Demonstrasi Telemedicine di Papua dan Papua Barat, Rabu (7/8/2019) kemarin, di SMA Negeri 3 Jayapura. Peluncuran program tersebut dihadiri langsung oleh Menteri PPN dan Kepala Bappenas Prof. Bambang Brodjonegoro.

Acara diawali dengan penyambutan yang diwarnai hiburan oleh siswa-siswi SMAN 3 Jayapura dan dilanjutkan laporan oleh Drs. Oktorialdi, M.A, Ph.D, staf ahli Menteri PPN Bidang Pemerataan dan Kewilayahan, sambutan dari Edward Wanandi Chairman IASA dan dilanjutkan dengan pemaparan program terobosan oleh Prof. Herry Utomo selaku Presiden IASA, diakhiri dengan sambutan dari Menteri Bambang Brodjonegoro. Acara kemudian dilanjutkan dengan tur kelas terintegrasi dan demonstrasi program telemedicine di Puskesmas Kampung Harapan.

Dalam sambutannya, Menteri PPN menjelaskan kegiatan yang sudah dilakukan oleh Bappenas dan IASA dalam pengembangan sekolah terintegrasi berpola asrama dan telemedicine, yang tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) No. 9 Tahun 2017 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Kerjasama IASA dan Bappenas dalam program ini juga tertuang dalam nota kesepahaman Nomor NKB 01/M.PPN/07/2017 yang ditandatangani pada 21 Juli 2017 dan Perjanjian Kerjasama antara Kementerian PPN/Bappenas dan IASA tentang Pengembangan Pelayanan Dasar Sekolah Berpola Asrama dan Pelayanan Kesehatan Jarak Jauh (telemedicine) di Provinsi Papua Nomor PKS01/SES/02/2018 pada 7 Februari 2018.

Dalam paparan terkait sekolah terintegrasi pola asrama, Presiden IASA, Herry Utomo, menjelaskan langkah-langkah IASA dalam mempercepat perkembangan pendidikan di Papua dan Papua Barat, yang dimulai dari SMAN 3 Jayapuran dan SMA Adhi Luhur Nabire. Terdapat 5 pilar sekolah pola asrama yang menjadi Model IASA, yakni : meminimalisir tatap muka; penerapan kurikulum terintegrasi; personalized learning; residential student life dan konektivitas internasional.

Integrasi beberapa mata pelajaran menggunakan sistem Moodle yang dilengkapi WebApp yang khusus diciptakan untuk Papua ini selain akan menurunkan jumlah tatap muka formal, tapi juga akan memacu siswa untuk berfikir kritis, inovatif, kooperatif, dan berdaya-saing internasional. Keterampilan akademik seperti ini sangat cocok dalam era Industri 4.0.

Herry juga menyatakan bahwa untuk mengejar ketertinggalan pendidikan di Papua diperlukan cara ajar baru dengan mengubah kurikulum yang ada menjadi kurikulum terintegrasi. Setelah acara peresmian peluncuran program terobosan tersebut, rombongan IASA dan Bappenas meninjau program telemedicine di Puskesmas Kampung Harapan. Dalam peninjauan tersebut, dilakukan demonstrasi telemedicine dari Puskesmas Kampung Harapan dan dokter yang berada di Pulau Jawa. Program terobosan Telemedicine yang dikembangkan IASA ini akan membantu peningkatan pelayanaan kesehatan jarak jauh. (nos)

Teks foto :

Pengembangan Pelayanan Dasar Sekolah Berpola Asrama dan Pelayanan Kesehatan Jarak Jauh (telemedicine) di Provinsi Papua.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising