Kabar Pasar

Pasar Tunjungan Siap Dibangun Kembali

07-04-2015

Surabaya, beritasurabaya.net - Pemerintah Kota Surabaya berencana menyiapkan anggaran sebesar Rp 80 miliar untuk membangun kembali Pasar Tunjungan yang terdiri dari enam lantai. Pasar tersebut akan digunakan sebagai pusat jajanan dan makanan khas Surabaya.

Sekretaris Kota (Sekkota) Surabaya, Hendro Gunawan, Selasa (7/4/2015), mengaku pihaknya serius membangun Pasar Tunjungan. Pembangunan pasar ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab dari PD Pasar Surya, BUMD milik Pemkot Surabaya.

Pihaknya sudah meminta pada direksi PD Pasar Surya untuk merinci berapa besar anggaran dalam pembangunan pasar ini. ''Kalau ada rincian anggaran, terserah mereka (PD Pasar Surya), sumber dana pembangunan ini baiknya dari mana. Apakah dari full APBD atau menggandeng investor,''kata Hendro.

Seperti diketahui, total investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan Pasar Tunjungan ini mencapai Rp 80 miliar. Konsep awal, bangunan pasar ini terdiri enam hingga delapan lantai. Untuk lantai satu akan digunakan sebagai pusat jajanan dan makanan khas Surabaya. Untuk lantai dua akan digunakan untuk penjualan kerajinan. Sedangkan untuk lantai tiga hingga ke atas, rencananya akan diperuntukkan sebagai gedung perkantoran. Pemilihan sebagai gedung perkantoran, dikarenakan lokasi Pasar Tunjungan berada di tempat yang sangat strategis.

Selain itu, di sepanjang jalan ini juga merupakan kawasan perdagangan, sehingga kebutuhan akan ruang kantor juga akan tinggi. ''Kami akan minta PD Pasar Surya untuk menyelesaikan DED (detail engineering design)-nya,''tambahnya.

Anggota Komisi C DPRD Surabaya M. Machmud mengatakan pihaknya menilai sistem BOT akan lebih menguntungkan Pemkot karena tidak menggunakan dana APBD. ''Dengan sistem BOT, pengelolaan pasar juga akan lebih profesional,''katanya.

Menurut dia, pihaknya khawatir jika Pasar Tunjungan dikelola Pemkot Surabaya akan merugi karena kurang profesional. ''Kalau menggunakan BOT, dalam 25 tahun ke depan aset Pasar Tunjungan akan menjadi milik Pemkot. Kemudian, Pemkot juga tidak akan menanggung kerugian ketika nanti Pasar Tunjungan beroperasi ternyata tidak laku,''katanya. (tia/jnr)

Advertising
Advertising