Seni & Hiburan

Peduli Kanker, Sineas Muda Kampanye Melalui Film

28-07-2018

Surabaya, beritasurabaya.net - Dibanding hiburan lainnya, film masih menjadi media yang sangat efektif untuk mengkampanyekan sesuatu. Bahkan mampu mempengaruhi masyarakat, melalui karakter dan cerita yang ada dalam film tersebut.

Hal ini disampaikan Adriyanto Dewo sutradara terbaik ”Tabula Rasa” dan peraih Piala Citra 2014, di sela briefing Xtra Short Film Competition 2018 yang digelar Adi Husada Cancer Center (AHCC), Sabtu (28/7/2018).

Adriyanto menjelaskan jenis film apapun bisa menjadi media kampanye termasuk menyuarakan maupun mengajak masyarakat peduli terhadap penderita kanker. “Apakah film itu bergenre drama, atau lainnya, durasinya panjang atau pendek tidak soal, yang terpenting, karakter cerita yang kuat sehingga tujuan kampanye bisa sampai ke penonton,”ujar Adriyanto yang juga salah satu sutradara omnibus film ”LIMA” 2018.

Untuk film yang berdurasi pendek, sebut Adriyanto, kurang dari 60 menit. Bisa 10 atau 15 menit. Dan film pendek ini juga tidak mengenal tren seperti film panjang yang ditonton di gedung bioskop.

Dalam briefing Xtra Short Film Competition 2018, yang diikuti puluhan pelajar, mahasiswa dan para penggiat film, Adriyanto berbagi pengalaman mereka seputar pembuatan film. Mulai dari bagaimana menggali ide cerita dan mengembangkan naskah, hingga membangun sinematografi yang menarik. Hasil dari workshop diharapkan bisa membantu para peserta untuk berkreasi secara optimal.

Sementara itu, Marketing Manager Adi Husada Cancer Center (AHCC), Luluk Widyasari, mengatakan kompetisi ini bertujuan mengajak masyarakat, khususnya arek-arek Suroboyo, untuk peduli kepada penderita kanker, sekaligus waspada terhadap bahaya penyakit ini. Tema yang diangkat adalah “Join The Fight Against Cancer”.

“Kami mengajak para sineas muda untuk membuat film pendek. Sesuai temanya, kompetisi film ini diharapkan mampu menunjukkan bagaimana kepedulian kita tentang penyakit kanker. Berisi dukungan kita kepada para penderita kanker, sekaligus memberi semangat mereka agar mampu menghadapi dan melawan kanker, agar mereka tidak merasa sendiri, karena ada kita di samping mereka,”paparnya.

AHCC menerapkan ketentuan tentang film pendek yang akan dibuat oleh para peserta. Batas akhir pengumpulan pada 20 Agustus 2018. Para peserta yang menang berhak atas hadiah total sebesar Rp.15 juta.

Selain Adriyanto Dewo, pemateri lainnya Wimar Herdanto, sutradara “Mesin Tanah”, official selection of Singapore International di Festival Film 2017 dan CinemAsia Film Festival 2018 Amsterdam. (nos)

Teks foto :

Adriyanto Dewo saat menjelaskan pada wartawan soal teknik Xtra Short Film Competition 2018.

Foto : Titin.

Advertising
Advertising