Seni & Hiburan

Serigala Terakhir Tayang Eksklusif Di Vidio

22-09-2020

Jakarta, beritasurabaya.net - Sejak dirilis pada 2009, film Serigala Terakhir akhirnya kini dipastikan memiliki kelanjutan cerita. Penebusan dosa, balas dendam, serta pertarungan kelompok Kapak Merah dan Naga Hitam kembali membara dalam sekuel film Serigala Terakhir yang kini hadir dalam format serial.

Masih bersama dengan rumah produksi Screenplay Films, Vidio Original Series “Serigala Terakhir” akan tayang secara eksklusif mulai Jumat (25/9/2020) lusa, dengan menghadirkan episode baru setiap hari Jumat di Vidio. Serial Serigala Terakhir akan tetap menghadirkan tokoh-tokoh utama dari filmnya serta karakter baru yang akan melengkapi cerita drama aksi ini. Didukung sederet aktor terbaik, Abimana Aryasatya, Rizky Nazar, Hannah Al Rashid, Revaldo, Bizael. Tanasale, Agra Piliang, Kamal Hafid, Reza Pahlevi , dan pemeran pendukung lainnya, dapat dipastikan Vidio Original Series “Serigala Terakhir” akan menjadi serial aksi berkualitas dan memikat perhatian penonton.

Vidio Original Series “Serigala Terakhir” mengisahkan tentang aksi pertumpahan darah yang melibatkan konflik dua kelompok mafia. Abimana Aryasatya kembali berperan sebagai Alex, karakter sama yang diperankannya di film terdahulu.

Alex merupakan anggota mafia kelompok Naga Hitam . Sosok Alex akan menjadi cerita utama series ini. Satu nama lama yang kembali hadir adalah Fathir, yang dimainkan oleh Reza Pahlevi. Fathir awalnya adalah pemuda kampung tuna rungu yang polos. Ia kemudian bertransformasi menjadi tangan kanan bos mafia sejak bergabung dengan Naga Hitam.

“Kembalinya Alex sekaligus membawa kembali memori penonton ke masa-masa film tayang 11 tahun yang lalu. Alex adalah karakter yang bertahan hidup di masa lalu dan kemudian ia mau memperbaiki diri dan menebus dosa yang pernah dibuatnya” ungkap Abimana Aryasatya soal serial Serigala Terakhir.

Serial Serigala Terakhir disutradarai oleh Tommy Dewo. Pengerjaan serial ini dilakukan dengan skala besar dengan kualitas setara film bioskop. Skenario series ini ditulis oleh Tommy bersama dengan Anggoro Saronto dan Titien Wattimena yang terdiri dari 6 episode.

Produser Wicky V Olindo dari rumah produksi Screenplay Films mengatakan seiring dengan kemajuan industri perfilman nasional, Screenplay Films dengan semangat turut berkontribusi menyajikan tontonan dengan kualitas terbaik kepada penonton. Ia bangga bisa bekerjasama dengan Vidio, platform streaming terkemuka di Indonesia untuk merilis Vidio Original Series, Serigala Terakhir.

Series ini diproduksi sebagai sekuel dari film Serigala Terakhir, film aksi populer yang tayang 2009. “Pengerjaan series ini kami lakukan secara totalitas bersama sineas-sineas berbakat dan ansambel pemain terbaik tanah air. Proses produksi dilakukan dengan skala besar, teknik pengambilan gambar dilakukan sama seperti proses produksi film untuk bioskop. Kami ingin penonton merasakan pengalaman dan sensasi baru kala mereka menyaksikan series Serigala Terakhir,”tukasnya.

Chief of Content Vidio, Tina Arwin, menambahkan dengan komitmen menghadirkan serial dengan kualitas bermutu yang menghibur dan menggugah perhatian penonton, pihaknya menambah lagi judul terbaru Vidio Original Series di bulan September ini, yakni Serigala Terakhir. Episode pertama serial ini dapat disaksikan secara gratis di aplikasi dan website Vidio, untuk menonton episode selanjutnya user dapat berlangganan Vidio Premier mulai dari Rp15 ribu.

Vidio Premier adalah layanan streaming subscriptions dari Vidio yang memudahkan user dalam menonton konten-konten eksklusif Vidio. User dapat mengunduh dan install aplikasi Vidio di smartphone Android dan iOS pada Apple Store atau Google Store serta dapat diakses juga melalui website www.vidio.com. Lewat paket Vidio Premier nikmati pengalaman baru menonton konten-konten eksklusif Original Series Vidio lainnya, serta konten film dan olah raga, tanpa batas.

Tina mengatakan rata-rata jumlah penonton Vidio perbulan mencapai 60 juta. Jumlah penonton ini diharapkan terus bertambah dengan hadirnya “Serigala Terakhir” yang bergenre aksi. (nos)

Advertising
Advertising