Seni & Hiburan

Penikmat Seni Diajak Eksplorasi Dangdut & Sinlirik

19-11-2020

Jakarta, beritasurabaya.net - Sejak pertengahan Oktober hingga November 2020 ini, melalui #PentasDaringRuangKreatif, Galeri Indonesia Kaya bersama Garin Nugroho senantiasa menyajikan beragam hiburan menarik dari 14 kelompok terpilih Program Ruang Kreatif: Seni Pertunjukan 2019 secara daring bagi para penikmat seni di rumah. Dari 14 kelompok, 10 kelompok terpilih telah menyajikan hasil karyanya ke hadapan para penikmat seni.

Program Direktur Galeri Indonesia Kaya, Renitasari Adrian, Kamis (19/11/2020), mengatakan, dalam beberapa pekan terakhir penikmat seni telah dihibur dengan beragam pertunjukan yang menarik serta inspiratif dari kelompok terpilih Program Ruang Kreatif: Seni Pertunjukan Indonesia. Di akhir pekan ini, penikmat seni akan menyaksikan pertunjukan musikal dari dua kelompok terpilih lainnya yakni Teater Gedor Indonesia dan Creator Muda Makassar.

“Semoga pesan-pesan dalam pertunjukan yang ditampilkan para seniman muda ini dapat tersampaikan dengan baik ke hadapan para penikmat seni, sehingga selain menjadi solusi hiburan, pertunjukan kali ini juga dapat menambah ragam jenis seni pertunjukan yang ada di Indonesia,” ujarnya.

#PentasDaringRuangKreatif menghadirkan Sinema Musikal Rama Dan Sinta yang ditampilkan oleh Teater Gedor Indonesia pada Sabtu (21/11/2020), pukul 15.00 WIB, di website www.indonesiakaya.com serta akun YouTube Indonesiakaya. Melalui pertunjukan ini, kelompok seni yang berasal dari Bandung, Jawa Barat  ini menghibur para penikmat seni dengan sebuah pertunjukan yang mengisahkan Rama dan Sinta dengan kemasan yang modern.

Dengan bimbingan dari sosok yang namanya sudah tak asing di kancah teater Indonesia, Whani Dharmawan, Teater Gedor Indonesia menghadirkan sinema musikal yang menampilkan serangkaian foto dan video dalam yang berisi struktur peristiwa dan konflik cerita secara simbolis. Rama dan Sinta adalah bentuk narasi personifikasi atau gejolak batin dua orang pekerja di tengah pandemi.

Bentuk gagasan dalam rentet kisah kehidupan batin dua orang pekerja ini diciptakan melalui eksplorasi. Pertunjukan ini juga semakin meriah dengan alunan musik dangdut yang identik dengan dentuman tabla dan gendang.

Sutradara Christie Vaam Laloan menegaskan banyak ilmu baru yang diperoleh dari mentor Dhani Dharmawan. Melalui rangkaian kegiatan dalam Program Ruang Kreatif: Seni Pertunjukan Indonesia ini, pihaknya belajar banyak hal baru seperti  bagaimana cara memproduksi sebuah pertunjukan dengan baik dan menarik.

“Dalam pertunjukan ini, kami mengambil aliran dangdut sebagai penguatan dalam lagu-lagu yang kami bawakan. Sebagai salah satu dari genre seni musik populer tradisional Indonesia, genre ini harus terus dilestarikan. Semoga Program Ruang Kreatif: Seni Pertunjukan Indonesia, dapat terus menumbuhkan bakat para kreator-kreator muda seperti kami,”ungkapnya.


Teater Gedor Indonesia dibentuk sejak tahun 2015 lebih tepatnya pada tanggal 10 November di Bandung, Jawa Barat. Beranggotakan mahasiswa seni, kelompok ini tidak hanya bertujuan untuk menciptakan karya teater, tapi juga dapat memupuk disiplin dan daya berfikir dengan olah wacana serta analisa terhadap isu-isu dan perkembangan ilmu pengetahuan, tanpa melupakan gerakan totalitas estetika yang juga bertumpu pada seni peran.

Selama lima tahun produktif dalam dunia pertunjukan teater telah menghasilkan beberapa karya yang tidak hanya untuk kalangan lokal tapi juga nasional. Para penikmat seni juga diajak untuk menyaksikan karya salah satu kelompok seni terpilih yakni Creator Muda Makassar dengan pertunjukan bertajuk Opera Merah Putih. Pertunjukan tari dengan arahan mentor Sari Madjid ini dapat disaksikan pada Minggu (22/11/2020) pukul 15.00 WIB  di website www.indonesiakaya.com serta akun YouTube Indonesiakaya.

Opera Merah Putih merupakan pertunjukan teater yang dikombinasikan dengan tari, musik orkestra, dan  sinrilik. Sinrilik atau sajak dalam bahasa Makassar, merupakan sebuah kisah atau narasi yang disampaikan atau diceritakan dalam bentuk lantunan irama dengan diiringi alat musik khas Sulawesi Selatan yakni keso-keso.

Creator Muda Makassar akan membawakan sebuah narasi tentang dua orang anak yang lahir setelah perang dunia kedua bernama Merah dan Putih dalam mencari jati diri di tengah perbedaan agama, suku, ras, dan budaya. “Pertunjukan Opera Merah Putih ini menjadi salah satu cara dan upaya yang kami lakukan untuk menunjukan rasa cinta kami terhadap negeri ini. Senang sekali dapat mengedukasi nilai-nilai pancasila, mengenalkan budaya Makassar dan menambah wawasan para penikmat seni di rumah. Kami harap, selain dapat menambah wawasan,  pertunjukan ini dapat menjadi persembahan yang menghibur dan menanamkan semangat nasionalis bagi para penikmat seni terutama generasi muda,” ujar Jabalavski selaku sutradara dan penulis naskah.

Creator Muda Makassar merupakan sebuah rumah produksi menghimpun kreator dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan yang bergerak dibidang seni pertunjukan. Sejak 2017, Creator Muda Makassar telah  melaksanakan berbagai kegiatan seni pertunjukan untuk meningkatkan eksistensi seniman muda, dan membangun jiwa-jiwa kreatif di kota Makassar.

Masing-masing kelompok terpilih program Ruang Kreatif: Seni Pertunjukan Indonesia yang akan menampilkan karyanya pada akhir pekan ini juga akan berbagi pengalaman dari proses produksi, setiap Sabtu & Minggu di IG Live @ruang.seni.pertunjukan pukul 13.00 WIB. #PentasDaringRuangKreatif merupakan bagian dari Ruang Kreatif: Seni Pertunjukan Indonesia yang telah diselenggarakan sejak 2016 yang lalu dengan menghadirkan serangkaian kegiatan mulai dari, roadshow Bincang Kreatif Seni Pertunjukan, seleksi Art Project Development Proposal, Pitching Forum, Workshop, Mentoring proses produksi seni pertunjukan.

Sebanyak 22 narasumber, mulai dari seniman, produser, promotor, akademisi, hingga seniman muda juga sudah berbicara ke sekitar 2.805 peserta sejak awal digelar. Garin Nugroho, Ratna Riantiarno, Eko Supriyanto, Iswadi Pratama, Subarkah Hadisarjana, Hartati, Sari Madjid adalah beberapa nama yang turut serta berbagi pengalaman dan pengetahuannya tentang seni pertunjukan Indonesia. (nos)

Teks foto :

1.Opera Merah Putih dari Creator Muda Makassar.

2.Teater Gedor Indonesia menghadirkan sinema musikal yang menampilkan serangkaian foto dan video dalam yang berisi struktur peristiwa dan konflik cerita secara simbolis. Rama dan Sinta adalah bentuk narasi personifikasi atau gejolak batin dua orang pekerja di tengah pandemi.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising