Nusantara

Ini Pengalaman Driver Uber Bantu Persalinan

01-05-2016

Bandung, beritasurabaya.net - Seorang bayi perempuan dilahirkan dengan selamat di tengah perjalanan bersama Uber di Bandung pada Kamis (28/4/2016), pukul 10.45 WIB dengan bantuan mitra pengemudi Uber dan sang ayah.

Biasanya, Rudi Sumardi, pria 41 tahun yang telah menjadi mitra pengemudi Uber sejak Juli 2015, mulai mengambil pesanan perjalanan di siang hari untuk menghindari kepadatan lalu lintas. Namun kemarin, ia memutuskan untuk menyalakan aplikasi Uber-nya pukul 10:00 WIB, dan mendapat pesanan perjalanan 15 menit kemudian.

Ia pun langsung meluncurkan mobil Avanza-nya ke sebuah rumah, menjemput pasangan muda yang berencana menuju salah satu rumah sakit di Bandung. Rudi tidak melihat tanda-tanda kegawatdaruratan, bahkan tidak menyangka si penumpang perempuan sedang hamil tua.

"Saya mengemudi dengan kecepatan standar. Baru dari percakapan di jalan, saya mengetahui penumpang yang perempuan sedang hamil lebih dari 8 bulan dan berencana cek kandungan berkala ke rumah sakit,"kata Rudi.

Di sepanjang jalan menuju rumah sakit, rupanya si calon ibu mulai merasakan mules dan kontraksi hebat. "Mereka mulai panik, lalu saya coba menenangkan keduanya sambil berkata "sabar", walaupun saya juga tidak berhenti berdoa untuk keselamatan ibu dan bayi dalam kandungan,"ujar Rudi.

Tak lama, Rudi dikejutkan dengan kepanikan dari jok tengah. "Pas menengok ke belakang saya, terlihat sebagian kepala si bayi mulai keluar. Saya sempat panik karena ada yang akan melahirkan di dalam mobil,"kata Rudi.

Rudi lalu menepi, turun dari mobil, dan berusaha membantu pasangan suami istri itu. Hal pertama yang dilakukan Rudi adalah menghubungi istrinya di rumah. Rudi menyampaikan instruksi dari istrinya kepada sang calon ibu.

"Saya dan si calon bapak memandu agar ibu menarik dan membuang napas saat persalinan sampai akhirnya seluruh tubuh bayi berhasil keluar. Saya pegang, saya taruh dekat tubuh ibunya karena tak ada kain. Tapi tali pusarnya masih tersangkut. Saya nggak berani main asal potong,"Rudi menambahkan.

Rudi kembali masuk ke kursi pengemudi dan bergegas menemukan klinik atau rumah sakit terdekat untuk membantu sang ibu dan bayi. "Tidak mungkin jika kami tetap menuju rumah sakit yang dituju pada rencana awal karena jaraknya yang cukup jauh, apalagi jalanan macet. Lalu saya putar balik, langsung melajukan mobil ke sebuah klinik bersalin terdekat, sambil berdoa agar jalanan lancar,"kata Rudi.

Sesampai di klinik, Rudi langsung turun dan meminta petugas segera melakukan tindakan. "Keluar tiga orang bidan yang datang membantu dan memasukkan mereka ke dalam ruangan. Alhamdulillah, setelah mendapat penanganan, bayi dan ibu dalam kondisi sehat,"kata Rudi.

Rudi sempat menunggu di klinik bersalin beberapa jam dan melaporkan kejadian itu kepada Uber support. Ia mengaku senang dapat menolong penumpangnya dan bersyukur atas kondisi kesehatan ibu dan bayinya.

"Banyak pengalaman unik bersama penumpang selama saya mengemudi di Uber, mulai dari menghadapi penumpang yang senang ngobrol, curhat masalah pribadi, berantem dengan pasangan, berbagi ilmu sesuai profesi, yang pengacara berbagi ilmu tentang hukum, yang dokter berbagi ilmu tentang kesehatan. Tapi baru ini yang benar-benar luar biasa, sesuatu yang tak terlupakan,"ujar Rudi.

Rudi dan istrinya berencana menjenguk penumpang tersebut. Hanya saja, sang penumpang berpesan agar nanti-nanti saja menjenguknya, saat istrinya sudah diizinkan pulang ke rumah. Sang penumpang tak mau merepotkan Rudi lagi. Makanya, sang penumpang ingin menjamu Rudi dan keluarga di rumah nanti. (nos)

Teks foto :

Rudi Sumardi, pria 41 tahun yang telah menjadi mitra pengemudi Uber sejak Juli 2015.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising