Nusantara

Hari Disabilitas Internasional Kota Banjarmasin

03-12-2018

Banjarmasin, beritasurabaya.net - Sebagai langkah kecil mewujudkan Banjarmasin sebagai kota inklusi, pemerintah kota dan komunitas penyandang disabilitas merayakan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Banjarmasin Tahun 2018. Peringatan,1-2 Desember 2018 kemarin. Ajang ini merupakan hasil kerja sama antara pemkot dan Sentra Advokasi Perempuan Difabel dan Anak (Sapda) Jojga. Berbeda dari tahun sebelumnya, peringatan HDI tahun ini dipastikan lebih meriah.

“Peringatan kali ini sangat berbeda. Pemkot mendorong komunitas penyandang disabilitas untuk terlibat aktif sebagai penyelenggara,” ujar Ketua Pelaksana HDI, Slamet Triadi.

Selain dihadiri oleh penyandang disabilitas, peringatan HDI 2018 juga dihadiri para murid sekolah inklusi, perusahaan-perusahaan, perwakilan pemerintah pusat, serta para duta besar yang mendukung gerakan kota inklusi. Tak tanggung-tanggung, peserta ditarget 1000 orang lebih.

Bentuk kegiatan ini berupa lomba menggambar dan mewarnai, melukis di atas tanggui, pembacaan puisi, fotografi dan tari. Selain itu, peringatan HDI 2018 ini juga diramaikan dengan digelarnya deklarasi duta anak inklusi, seminar dan lokakarya, serta talkshow. Seluruh rentetan kegiatan ini  mengambil tajuk “Kayuh Baimbai: Kami Bisa, Kita Sama.”

Slamet menuturkan, sudah seharusnya, peringatan ini diadakan oleh penyandang disabilitas secara mandiri. “Ini adalah momen untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kami ada," ujar pria yang aktif menjabat sebagai Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Banjarmasin ini di Balai Kota.

Ia menegaskan ada tiga hal utama yang disampaikan kepada publik. Pertama, pengarusutamaan disabilitas; kedua, mempromosikan inklusifitas bahwa setiap orang berhak untuk tidak didiskriminasi sebagai warga negara. Terakhir, mendorong keterlibatan penyandang disabilitas dalam berkarya dan berkreasi.

“Tidak ada perbedaan dalam hak maupun kewajiban. Mari mewujudkan masyarakat inklusi. Bebas terbuka tanpa ada yang terpinggirkan,” ujarnya.

Tak sekadar menggelar perlombaan, puncak peringatan HDI juga diramaikan dengan  pameran hasil karya disabilitas, pelelangan hasil karya peserta lomba, penampilan tarian oleh penyandang disabilitas, penampilan puisi pemenang lomba, pantomim gerak bahasa tubuh oleh penyandang disabilitas, penampilan drama oleh penyandang disabilitas, kampanye bahasa isyarat rungu wicara, konvoi roda tiga dan jalan santai, serta roleplay menjadi difabel oleh non difabel.

Kasubbid Politik Pemerintahan Bidang Sosial Budaya Barenlitbangda Kota Banjarmasin, Dr. Ibnu Sabil, S.STP. M.AP. mengatakan acara ini merupakan alat untuk mewujudkan kota inklusi. Peringatan HDI juga merupakan momentum pemkot untuk mempromosikan program-program pemerintah yang telah dan akan dilaksanakan pada tahun 2019 mendatang.

Ambil contoh, Kota Banjarmasin bakal memiliki kelompok paduan bahasa isyarat. Diisi oleh para rungu wicara. “Banjarmasin akan mempelopori ini. Sebelumnya wacana ini belum pernah ada di Indonesia, bahkan dunia,” ujar Sabil, sapaannya.

Kota Banjarmasin juga akan mempelopori suara politik penyandang disabilitas. “Bukan hanya sebagai pemilih, tapi dapat kuorum seperti kaum perempuan yang diakui pemerintah. Rencana ini akan disampaikan kepada pemerintah pusat,” kata Sabil.

Peringatan ini juga akan menjadi pemantik awal informasi job fair bagi penyandang disabilitas. Ini bertujuan untuk menyongsong wacana job fair yang rencananya bakal digelar tahun 2019 mendatang.

Selain menggelar Peringatan HDI 2018, Sabil menuturkan hubungan antara pemkot dan Sapda memang telah terjalin lama. Buktinya, dengan kerja sama dibentuknya roadmap kota inklusi untuk mewujudkan kota Banjarmasin sebagai menjadi ramah disabilitas.

Road map yang dimaksud Sabil telah diluncurkan secara resmi oleh Wali Kota Ibnu Sina. Menariknya, kota yang berjuluk Seribu Sungai ini menjadi daerah pertama di Indonesia yang meluncurkan dokumen cetak biru untuk mencapai kota inklusi. (nos)

Teks foto :

komunitas penyandang disabilitas merayakan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Banjarmasin Tahun 2018. Peringatan,1-2 Desember 2018.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising