Nusantara

Cara Desa Sugihan Rayakan Hari Kemerdekaan RI

26-08-2019

Lamongan, beritasurabaya.net - Desa Sugihan, Kampung durian yang berada di Kabupaten Lamongan turut memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 dengan cara yang berbeda. Lomba menghias lingkungan dengan lampu dan bunga-bunga antar RT (Rukun Tetangga) menjadi perlombaan utama dan pertama yang diadakan oleh panitia pada peringatan HUT RI ke-74 tahun ini.

"Perlombaan ini merupakan wujud keharmonisan sekaligus ajang memperkokoh silaturrahmi antar warga. Semangat gotong royong dan kerjasama menjadi poin penting diadakannya perlombaan ini,”ujar Ketua Panitia HUT RI ke-74, Makhtum Yandi Abrory S.H, M.H, Senin (26/8/2019).

Perlombaan menghias lingkungan RT dengan lampu dan bunga-bunga ini mendapatkan sambutan dari warga. Secara sukarela para warga Desa Sugihan Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan, bersama-sama membuat, merangkai dan memasang bunga-bunga plastik, lampu, lampion dan gapura di lingkungannya masing-masing. Sehingga bila malam tiba, nuansa Desa yang gelap gulita berubah penuh cahaya.

Namun, Kriteria yang diniliai oleh panitia tidak cukup pada keindahan lingkungan. Melainkan juga pada kebersihan lingkungan., keunikan hiasan, gapura mini, dan keramaian hiasan.

"Keindahan Sugihan akan terlihat di malam hari. Disaat cahaya lampu warna-warni menyinari kegelapan. Menandakan bahwa warga Sugihan tetap memiliki semangat bersama dan saling mengasihi, meskipun berbeda pilihan" tambah Makhtum Yandi Abrory.

Persatuan menjadi landasan utama panitia mengadakan perlombaan. Mengingat pada tanggal 15 September mendatang, warga Sugihan akan memilih Kepala Desa untuk lima tahun mendatang. Diharapkan dengan diadakannya perlombaan antar RT ini, para warga tetap rukun dan damai selama Pilkades berlangsung. (nos)

Teks foto :

Secara sukarela para warga Desa Sugihan Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan, bersama-sama membuat, merangkai dan memasang bunga-bunga plastik, lampu, lampion dan gapura di lingkungannya masing-masing. Sehingga bila malam tiba, nuansa Desa yang gelap gulita berubah penuh cahaya.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising