Peristiwa

Jangan Panik Hadapi Covid-19

19-03-2020

Surabaya, beritasurabaya.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berusaha maksimal untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus Covid-19. Berbagai upaya telah dilakukan Pemkot Surabaya untuk mengantisipasi virus jenis baru ini.

Namun begitu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tetap meminta kepada seluruh warga Kota Surabaya untuk tidak panik. Bahkan, ia menganjurkan untuk tetap tersenyum di tengah wabah virus yang semakin menyebar ini.

Menurutnya, dengan selalu tersenyum dan gembira, manusia lebih kebal dengan virus karena meningkatnya daya tahan tubuh. “Saya minta warga Surabaya tidak panik menghadapi semua ini, harus tetap tersenyum. Kita sedang dicoba, tapi kita harus hadapi cobaan ini dengan senyuman. Karena kalau gembira, kita akan mengeluarkan hormon (serotonin),” kata Wali Kota Risma, Kamis (19/3/2020).

Hormon Serotonin adalah salah satu hormon yang menjadi pemicu bahagia, yang dapat memberikan perasaan nyaman dan senang. Kadar serotonin rendah dapat menyebabkan gagal fokus, sulit mengerjakan sesuatu dan kelelahan kronis.

Wali Kota Risma juga mengingatkan warga Surabaya untuk istirahat yang cukup dan olahraga teratur sebagai upaya untuk menjaga kesehatan. Hal ini penting untuk menjaga daya tahan tubuh supaya tidak terkena virus Covid-19.

Disamping itu, ia juga meminta warga untuk melaksanakan imbauan pemerintah seperti menjaga jarak dengan orang lain, tidak berjabat tangan, berpelukan, atau melakukan kontak fisik, serta melipat karpet di tempat-tempat ibadah.

“Pintu dan jendela rumah juga dibuka lebar-lebar agar cahaya matahari dapat masuk, sehingga ada sirkulasi udara,” ujarnya.

Ia kembali mengingatkan warga tentang manfaat empon-empon yang harus dibiasakan kembali di tengah-tengah masyarakat. Menurutnya, memang empon-empon itu bukanlah obat, namun dapat bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit dan terserang virus. (tia)

Teks foto :

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Foto : Dok.Humas Pemkot Surabaya.

Advertising
Advertising