Hukum & Kriminal

BP MA Luncurkan Whistleblowing System Versi 2

08-05-2017

Bandung, beritasurabaya.net - Badan Pengawasan Mahkamah Agung (MA) didukung program EU-UNDP Sustain meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Pengawasan (SIWAS) versi kedua. SIWAS merupakan sebuah situs online whistleblowing system untuk menerima pelaporan serta pengaduan baik dari masyarakat maupun internal pengadilan mengenai pelanggaran-pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim, panitera, jurusita dan pengawai aparatur sipil negara. Versi pertama SIWAS telah diluncurkan Ketua MA, Prof. Dr. Hatta Ali di Jakarta pada 29 September 2016.

Kepala Badan Pengawas, Nugroho Setiadji, Senin (8/5/2017), mengatakan, pengawasan merupakan faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pengadilan. Sepanjang tahun 2016 kemarin, pengaduan yang diterima oleh Badan Pengawasan pada umumnya tentang mutu pelayanan peradilan dan pelanggaran kode etik hakim.

“Kami harapkan SIWAS versi terbaru ini, yang didasari pada Peraturan Mahkamah Agung No.9/2016 tentang Pedoman Penanganan Pengaduan, akan membantu pengadilan untuk memberikan pelayanan yang akuntabel,”kata Nugroho.

Koordinator Sektor EU-UNDP Sustain bagian pengawasan, Fatahillah dalam pembukaannya mengatakan versi kedua kali ini memiliki beberapa fitur tambahan seperti notifikasi status pelaporan yang dikirimkan kepada pelapor secara otomatis setiap kali ada perkembangan, fitur keamanan pelapor yang diperbarui, dan inisiatif tingkat pengadilan banding dimana pengadilan tingkat banding di setiap wilayah memiliki kewenangan (dalam koordinasi dengan Badan Pengawasan) untuk secara langsung menindaklanjuti pelaporan terhadap pelanggaran.

SIWAS sendiri dapat diakses melalui https://siwas.mahkamahagung.go.id. “Fitur-fitur baru ini diharapkan akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi dari pengawasan lembaga peradilan oleh Badan Pengawasan. “Proyek EU-UNDP Sustain, yang didanai Uni Eropa dan diimplementasikan oleh UNDP Indonesia, tentu saja berkomitmen mendukung Badan Pengawasan dalam mengimplementasikan SIWAS ini,”ungkap Fatahillah.

Acara peluncuran SIWAS versi kedua di Bandung ini juga dihadiri oleh Ketua Pengadilan Tinggi, H. Arwan Byrin, SH, MH. Selain peluncuran SIWAS, acara hari ini juga disertai dengan diskusi panel bertema “Penggunaan Teknologi Informasi dalam Penanganan Pengaduan di Lingkungan Badan Peradilan”

Narasumber dari diskusi panel ini adalah: Ketua Badan Pengawasan, Nugroho Setiadji; Anggota Komisi Yudisial RI, Dr. Jaja Ahmad Jayus; Wakil Ketua Pengadilan Tinggi, Zaid Umar Bobsaid SH, MH; Kepala Ombudsman Perwakilan Jawa Barat, Haneda Sri Lastoto, SH. Acara diskusi Panel ini dimoderatori oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bandung, Diah Sulastri Dewi, SH, MH. (nos)

Advertising
Advertising