Laporan Khusus

Miracle Aesthetic Clinic Punya Seragam Baru

12-10-2017

Surabaya, beritasurabaya.net - Miracle Aesthetic Clinic meluncurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk "Dari Ufuk Sinar Klampar Peduliku Pedulimu". Program CSR ini cerminan bentuk kepedulian Miracle terhadap warisan budaya Batik Madura yang hampir punah.

Dalam program ini, Miracle menggandeng Fashion Conceptor ternama, Embran Nawawi dan bekerjasama dengan sekitar 60 pengrajin batik di Kampung Klampar, Pamekasan, Madura.

Founder dan Presiden Direktur Miracle Aesthetic Clinic Group, dr Lanny Juniarti, Dipl AAAM dalam Press Gathering, Kamis (12/10/2017), mengatakan kebetulan daIam tahun ini, Miracle meluncurkan seragam terbaru, yang menyertakan corak batik khas tanah air. Setelah melalui berbagai survei di beberapa tempat, akhirnya pihaknya menemukan suatu komunitas masyarakat di Madura yang memiliki jiwa seni tinggi dalam mengolah batik. Namun beberapa tahun belakangan ini kurang dilestarikan karena sepi peminat sehingga membuat para pengrajinnya kembali ke profesi petani, buruh, pedagang dan peternak.

”Kami melihat potensi yang besar dalam diri mereka dan kesamaan filosofi batik Madura dengan filosofi brand Miracle, kami memutuskan untuk menjalankan program CSR dengan masyarakat Kampung Klampar. Bentuknya, dengan membuat seragam batik Miracle skala nasional dengan mempromosikan corak batik Madura, agar jangan sampai punah,"papar dr. Lanny Juniarti.

Menurut dr Lanny, tidak hanya desain seragam yang cantik dan indah, tetapi filosofi batik di baliknya juga sangat menarik dan bermakna bagi Miracle. Logo Miracle yang berbentuk daun dengan siluet wajah dan berwarna hijau mempunyai makna komitmen Miracle untuk terus tumbuh dan berkembang daIam memberikan solusi terbaik perawatan wajah untuk para pelanggan, ternyata memiliki kesamaan makna dengan filosofi batik Madura yang kebanyakan berwarna cerah dan bermotif flora.

Oleh Embran kemudian mengeksplor batik cap Madura ini untuk menjadikannya desain seragam batik terbaru Miracle yang akan segera digunakan di 19 cabang Miracle se-Indonesia. “Batik cap di Kampung Klampar. Pamekasan, Madura, adaIah sebuah teknik sederhana yang banyak digunakan oleh para pengrajin lokal, yang biasa disebut dengan batik santio Pembuatan batik ini biasa dikerjakan oleh masyarakat lokal untuk mengisi waktu luang masa menunggu masa panen di Pamekasan. Madura," ujar Embran.

Dengan batik cap ini, Embran berkreasi membentuk pola yang detail dan sesuai dengan brand Miracle. “Desain seragam ini memiliki pola pucuk-pucuk daun yang disusun menjadi pola baru berbentuk bintang dengan enam sisi, yang melambangkan kesegaran, kecantikan, kedewasaan, serta harapan, kekuatan dan ketangguhan Miracle untuk selalu berjaya dan bersinar di tengah maraknya bisnis klinik kecantikan di Indonesia,”Ianjut Embran saat menjelaskan filosofi di balik seragam batik Miracle.

Dari program CSR ini, diharapkan Miracle dapat membantu masyarakat Kampung Klampar kembali berkreasi dan melestarikan warisan budaya batik Madura. Kata dr Lanny, potensi dalam diri mereka sangat besar. Amat disayangkan jika karyanya tidak dilanjutkan. Batik Madura memiliki ciri khas unik dan indah dengan warna cerah dan motif flora faunanya.

”Semoga dengan program CSR Ini, Miracle dapat menginspirasi masyarakat Kampung Klampar untuk menemukan versi terbaik daIam diri mereka dan menumbuhkan kembali minat mereka untuk selalu berkarya. Selain itu, kami juga ingin mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga warisan budaya batik yang menjadi ciri khas dari budaya Indonesia yang patut dibanggakan,” ujar dr. Lanny.

Bertepatan dengan bulan batik nasional, muIai akhir Oktober 2017 ini, seragam terbaru Miracle yang bercorak batik Madura berwarna hijau ini akan serentak digunakan oleh seluruh Clinic Manager dan staf klinik mulai dari Receptionist, Apoteker, Kasir, Nurse dan Beauty Therapist di 19 cabang Miracle di kota Jakarta. Surabaya, Bali, Malang, Balikpapan, Batam. Makassar, Medan, Manado, Lombok. Yogyakarta dan Semarang. (noer soetantini)

Teks foto :

Founder dan Presiden Direktur Miracle Aesthetic Clinic Group, dr Lanny Juniarti, menjelaskan seragam terbaru dari Miracle yang bercorak batik Madura berwarna hijau.

Foto : Titin.

Advertising
Advertising