Laporan Khusus

ISEF Jaring 30 Ribu Orang Hasilkan Transaksi Rp16M

11-11-2017

Surabaya, beritasurabaya.net - Sharia Fair yang digelar dalam rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2017 sukses menjaring pengunjung lebih dari 30 ribu orang. Sedangkan total penjualan sebesar lebih dari Rp16,81 miliar.

Selain itu, dalam rangka fasilitasi Business Matching, kegiatan Sharia Fair berhasil mewujudkan pencanangan kerjasama antara perbankan kepada lembaga masyarakat, Pembiayaan UKM, dan pelaku usaha mencapai lebih dari Rp158 miliar.

Hal ini disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Sugeng, saat penutupan ISEF 2017, Sabtu (11/11/2017) malam, di Grand City Mall & Convex.

Sugeng mengatakan dalam kerjasama antar pelaku usaha secara berkelanjutan per bulannya yang terjadi selama Sharia Fair, mencapai lebih dari Rp1,5 miliar. Dengan demikian, apabila dijumlah secara keseluruhan maka nilai transaksi dan potensi transaksinya mencapai lebih dari Rp176,3 miliar.

”Pelaksanaan Sharia Fair diharapkan mampu mendorong akselerasi program pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia ke depan,”ujar Sugeng.

Sugeng menjelaskan ISEF keempat mengusung tema “Fostering Inclusive Economic Growth and Improving Resiliency  Through Closer Collaboration and Coordination” dan berlangsung selama lima hari dari tanggal 7 hingga 11 November 2017.

Kegiatan ISEF terdiri dari Sharia Forum dan Sharia Fair. Melalui Sharia Forum, ISEF berperan sebagai forum ilmiah yang mengintegrasikan pemikiran dan inisiatif nyata untuk mendukung berkembangnya ekonomi dan keuangan Indonesia yang adil, bertumbuh sepadan dan berkesinambungan sesuai dengan nilai-nilai syariah.

Pada Sharia Forum terdiri atas berbagai kegiatan, yakni International Seminar, Seminar Nasional, Public Lecture, Focus Group Discussion (FGD) dan Workshop, dengan narasumber dari kalangan akademisi maupun praktisi, nasional dan internasional yang telah sangat mumpuni di bidang ekonomi dan keuangan syariah. Kegiatan Sharia Forum tersebut dihadiri 4.761 peserta baik dari nasional maupun internasional.

Sementara itu, Sharia Fair bertujuan sebagai forum komunikasi, edukasi, dan promosi program/kebijakan/produk berbagai lembaga dan entitas bisnis melalui pameran industri kreatif, talkshow, hiburan, perlombaan dan pelatihan/edukasi yang bertujuan untuk mendorong akselerasi implementasi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

”Penyelenggaran ISEF tidak terlepas dari dukungan dan sinergi dari berbagai pihak, yaitu Kementerian dan Lembaga terkait, Lembaga Keuangan Syariah, Pesantren, Lembaga Pendidikan, Kedutaan, Indonesian Islamic Art Museum, dan Perusahaan maupun UMKM di bidang Edukasi, Halal Food, Halal Tourism, Fashion dan Renewable Energy, serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Surabaya selaku tuan rumah ISEF Tahun 2017,”paparnya.

Dalam penutupan ISEF 2017,  diumumkan berbagai nominasi mulai booth favourite, booth dengan penjualan terbesar dan booth terbaik. Selain itu, Rizky Desy Wulansari dari Surabaya terpilih sebagai Duta Ekonomi Syariah tahun 2017. Sedangkan Annisa Elma Nabila dari Makassar terpilih sebagai Runner up I, dan Aisyah Irna Dianis terpilih sebagai Runner up II Duta Ekononi Syariah. (noer soetantini)

Teks foto :

Penutupan ISEF 2017 dimeriahkan dengan pemilihan Duta Ekonomi Syariah yang menampilkan 15 finalis, antara lain, dari Surabaya, Malang, Kediri, Makassar, Pekalongan, Medan. Terpilih Duta Ekonomi Syariah dari Surabaya.

Foto : Titin.

Advertising
Advertising