Laporan Khusus

10 Ribu Tabung Nusagaz Disiapkan Buat Masyarakat

30-11-2017

Surabaya, beritasurabaya.net - Masyarakat yang selama ini mengandalkan penggunaan elpiji dari Pertamina bakal punya pilihan. Nusagaz produk elpiji baru segera memasuki pasar Jawa Timur.

Menurut Director of Operations PT East Continent Gas Indonesia (ECGI), Sukamto Sukowinanto, untuk tahap pertama pihaknya menyiapkan 10 ribu tabung Nusagas per hari atau setara 50 ton per SPBE (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji) di Jawa Timur.

”Nusagaz segera memperkenalkan ke masyarakat dan target kami 10 ribu tabung Nusagaz per hari untuk pasar di Jawa Timur. Kami berani menawarkan produk yang lebih berkualitas, harga lebih murah 150 persen dimana tabung “melon” 3 kg sementara dengan harga yang sama volume Nusagaz 4,5 kg,”papar Sukamto di sela soft launching Nusagaz di area parkir Grand City Surabaya, Kamis (30/11/2017).

Selain berkualitas lebih baik, kata Sukamto, Nusagaz mempunyai titik value lebih tinggi yakni 80 persen propan dan 20 persen butan. Dan nitritnya lebih tinggi.

Kehadiran Nusagaz sebagai pilihan elpiji baru, dijelaskan Sukamto, berdasarkan fakta bahwa elpiji memang alternatif bahan bakar yang bisa dipilih karena lebih murah dan lebih bersih. Sayangnya, subsidi yang dikucurkan pemerintah makin lama makin besar.

”Dan mau tidak mau, suka atau tidak suka, cepat atau lambat, pemerintah tidak tahan menahan subsidi. Produk ini membidik segmen masyarakat bawah yang selama ini menggunakan elpiji dengan subsidi dari pemerintah,”paparnya.

Surabaya sendiri dipilih sebagai kota yang pertama untuk pengenalan Nusagaz. Alasannya, ujar Sukamto, Surabaya merupakan entry point yang terbaik. Diharapkan dari kota ini, Nusagaz bisa memasyarakat lebih progresif.

Untuk sistem pemasarannya, Sukamto mengatakan, segera menggandeng agen penyalur, termasuk stockist serta SPBE. Yang jelas, pihaknya membuka sinergi pemasaran secara positif dan win-win solution.

Terkait dengan keamanan produk, Sukamto menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir karena merek sudah didaftarkan, elpiji dipatenkan dengan sertifikat dari Lemigas, dan tabung juga dipatenkan karena memakai design engeneering yang dedicated, pabrikasinya juga sesuai standar.

”Tabungnya memiliki design package yang aman dan akurat, sudah dites untuk setiap tahapannya. Saya sendiri dulu di LNG Arun yang memproduksi tabung elpiji,”tambahnya.

Produk elpiji baru Nusagaz merupakan produk afiliasi atau anak usaha PT Vivo Energy sebagai pemilik SPBU di Jakarta, yakni PT Sierra Nusa Gas. Corporate Communication PT Vivo Energy, Maldi Aljufrie, Nusagaz, diluncurkan dengan beberapa varian produk jenis tabung yakni berukuran 4,5 kg, 8 kg, 16 kg dan 60 kg, dan direncanakan dijual secara resmi pada triwulan I/2018.

Maldi mengatakan, untuk harga tabung ukuran 4,5 kg sebesar Rp25.500 per tabung, sedangkan ukuran 8 kg seharga Rp56.000, kemudian ukuran 15 kg dijual dengan harga Rp110.000. Untuk ukuran tabung 60 kg dijual Rp460.000. (noer soetantini)

Teks foto :

Director of Operations PT East Continent Gas Indonesia (ECGI), Sukamto Sukowinanto, menjelaskan kualitas tabung Nusagaz.

Foto : Titin.

Advertising
Advertising