Laporan Khusus

10 Peserta Terpilih di Ruang Kreatif Garin Nugroho

05-12-2017

Jakarta, beritasurabaya.net - Garin Nugroho bersama Bakti Budaya Djarum Foundation menggagas sebuah program bertajuk Ruang Kreatif: Seni Pertunjukan Indonesia. Program bertujuan menumbuhkan bakat-bakat baru kreator seni pertunjukan Indonesia, dan terbuka bagi para seniman muda.

Untuk mensosialisasikan program ini, Garin telah mengadakan roadshow di berbagai kota seperti Malang, Kudus, Padang Panjang dan Bandung di bulan Oktober lalu.

Garin menegaskan seni pertunjukan terus tumbuh dan berkembang di Indonesia. Namun hal ini tidak dibarengi dengan regenerasi kreator muda yang mampu terus konsisten berkarya sekaligus membangun komunitas seni di lingkungannya.

”Berangkat dari hal tersebut, kami mengadakan program ruang kreatif yang mencari bakat-bakat para seniman muda baru di dunia seni. Harapan kami, melalui program ini dapat melahirkan para seniman muda Indonesia di dunia seni pertunjukan yang mampu bersaing dengan seniman yang ada di dalam maupun luar negeri," ujar Garin Nugroho.

Untuk mengikuti ruang kreatif, para seniman muda Indonesia dengan usia maksimal 30 tahun dan tergabung dalam komunitas seni yang mempunyai gagasan pementasan dapat dituangkan dalam “Proposal Art Project” dan mengisi serta mengirimkan formulir melalui email. Proposal yang telah diterima kemudian diseleksi oleh Garin Nugroho dan juga Bakti Budaya Djarum Foundation dan sebanyak 25 peserta terseleksi yang diwakili oleh pimpinan produksi kelompok komunitas seni kemudian mengikuti workshop di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta untuk mengembangkan kemampuan dibidang manajemen produksi.

Dalam workshop yang dilaksanakan pada tanggal 19-22 November 2017, Garin Nugroho turut menggandeng para seniman yang ahli di bidangnya masing-masing seperti Sari Madjid dan Ratna Riantiarno dari Teater Koma, Iswadi Pratama dari Teater Satu Lampung, penari dan koreografer Eko Supriyanto, Happy Salma seorang pekerja seni, dan Keni K. Soeriaatmadja dari Bengkel Tari Ayu Bulan yang membagi ilmu dan pengalaman dalam menangani proyek seni kolaboratif.

Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renitasari Adrian, mengatakan, program Ruang Kreatif telah rutin diadakan di Galeri Indonesia Kaya selama hampir dua tahun. Dibuat dengan tema yang beragam dan bertujuan untuk mengedukasi masyarakat khususnya generasi muda, sehingga tidak hanya menikmati pertunjukan tetapi juga mengetahui proses awal dalam sebuah seni pertunjukan.

”Tahun lalu, bersama Garin Nugroho, kami membuat program Bincang Seni Pertunjukan Indonesia, dengan harapan dapat menemukan dan melahirkan bakat-bakat baru kreator seniman muda Indonesia. Melihat antusiasme kelompok seni yang tersebar di Indonesia, kami mengadakan kembali program Bincang Seni sehingga proses regenerasi di bidang seni pertunjukan Indonesia tetap ada,”paparnya.

Tidak hanya mengikuti workshop di Galeri Indonesia Kaya, sebanyak 25 peserta terpilih juga berkesempatan menyaksikan pementasan Teater Koma pada tanggal 19 November yang lalu dan melihat bagaimana proses produksi di belakang panggung sebuah pertunjukan seni.

“Dari rangkaian roadshow dan terpilihnya 25 peserta kelompok seni yang kemudian diwakili oleh pimpinan produksi/ketua komunitas untuk mengikuti workshop di Galeri Indonesia Kaya selama 4 hari. Dan di akhir sesi workshop ini masing-masing kelompok kembali mempresentasikan karya mereka kepada para panelis dan akhirnya dipilih 10 kelompok yang akan berkesempatan untuk menampilkan karyanya di setiap akhir pekan di bulan Maret dan di awal bulan April 2018 di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta,”tutup Renitasari.

Adapun 10 terpilih di Ruang Kreatif Seni Pertunjukan Indonesia yakni Ali Dance Company (DKI Jakarta), Bumi Bajra (Bali), Flying Balloons Puppet (Bantul, Yogyakarta), Indonesia Performance Syndicate (Bukittinggi, Sumatera Barat), JP Art (Bandung, Jawa Barat), Kalanari Theatre Movement (DI Yogyakarta), Maha. Dance (Papua), Riyo Tulus Pernando (Kampar, Riau), Rubah Di Selatan (DI Yogyakarta), Sasikirana Dancelab (Bandung, Jawa Barat). (noer soetantini)

Teks foto :

Para Pimpinan Produksi dari 25 kelompok seni terpilih Ruang Kreatif Seni Pertunjukan Indonesia.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising