Laporan Khusus

2018, Investasi Reksa Dana Masih Menarik

12-12-2017

Surabaya, beritasurabaya.net - Berinvestasi Reksa Dana di 2018, masih tetap menarik meski tidak setinggi di 2017. Volatilitas saham relatif tetap tinggi dibanding obligasi.

Demikian prediksi Presiden Direktur PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), Legowo Kusumonegoro, di sela workshop Pasar Modal dan Media Gathering, Selasa (12/12/2017), di Aria Central Hotel Surabaya.

Prediksi tersebut, berdasarkan beberapa indikator seperti inflasi di 2018 yang diperkirakan di kisaran 3,3-4,2 persen; BI Rate 4,25-4,75 basis poin; tingkat pertumbuhan ekonomi 5,2 persen-5,4 persen, stabilitas Rupiah di kisaran Rp13.200-Rp13.500; IHSG 6700-6800. “Investasi baik di Reksa Dana saham dan pendapatan tetap return-nya tetap akan menarik karena tingkat inflasi rendah, Rupiah terjaga, tingkat suku bunga turun, acuan pertumbuhan ekonomi ditopang indeks kepercayaan keyakinan konsumen yang semakin meningkat,”ungkapnya.

Memang, kata Legowo, di awal 2017 ada kekhawatiran terlalu banyak dana “parkir” di bank. Namun menuju kuartal III ternyata banyak juga masyarakat banyak melakukan transaksi dan pembelian ikut meningkat sehingga ekonomi tumbuh positif.

Bagi mereka yang ingin berinvestasi Reksa Dana, saran Legowo, perlu melihat lebih spesifik manfaatnya. Dengan demikian bisa memilih secara tepat apakah Reksa Dana saham, Reksa Dana pendapatan tetap, Reksa Dana pasar uang, atau Reksa Dana campuran.

”Yang perlu diingat adalah investasi di Reksa Dana seperti MAMI merupakan investasi legal dan diawasi OJK. Investasi Reksa Dana tidak kena pajak, aman dan bisa dicairkan kapan saja. Dan investasi ini bisa mengalahkan inflasi,”papar Legowo.

Terkait dengan kinerja MAMI, Legowo menjelaskan, hingga saat ini jumlah investor MAMI sebanyak 188 ribu. Dari 188 ribu, yang aktif (masih punya saldo), separuhnya. Dana kelola MAMI di awal 2017 sebesar Rp51,5 triliun menjadi Rp60 triliun di akhir September 2017.

Dari dana kelola tersebut, Rp20 trilun dari Reksa Dana. Penambahan dana kelola, diakui Legowo, tidak lepas dari tingginya minat investor baru memilih Reksa Dana sebagai investasinya dan investor lama yang menambah portofolio.

”Serta tidak lepas dari solusi yang kami tawarkan dan yang lebih cocok untuk investor di tahun ini. Kami berharap tahun depan dana kelola bisa tumbuh 50 persen dan bisa menambah 50 ribu investor baru,”kata Legowo.

Legowo menambahkan sebenarnya yang dikejar tidak hanya dana kelola dan jumlah investor yang ingin diraih, melainkan mendorong calon investor untuk mau berinvestasi di Reksa Dana maupun pasar modal. Karena banyak peluang yang bisa dimanfaatkan.

Di sisi lain, sedikit investor yang kenal dan paham dengan Reksa Dana. Total jumlah investor Reksa Dana belum sampai 600 ribu. (noer soetantini)

Teks foto :

Presiden Direktur PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), Legowo Kusumonegoro.

Foto : Titin.

Advertising
Advertising