Laporan Khusus

Laba Bersih Bank Danamon Tumbuh 61 Persen

15-05-2018

Surabaya, beritasurabaya.net - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Bank Danamon” atau “Bank”) raih laba bersih setelah pajak (NPAT), kuartal I 2018, berada pada posisi stabil dibandingkan dengan setahun sebelumnya, sebesar Rp 1 triliun. Sedangkan secara kuartalan, laba bersih tumbuh 61 persen dari Rp 648 miliar di kuartal IV tahun 2017.

Biaya kredit (cost of credit) terus menunjukkan tren membaik atau turun sebesar 4 persen menjadi Rp 798 miliar dibandingkan setahun sebelumnya. Bank Danamon juga melanjutkan pengelolaan biaya operasional yang disiplin, menghasilkan rasio biaya terhadap pendapatan (cost to income ratio) pada tingkat 48 persen.

Chief Financial Officer dan Direktur Bank Danamon, Satinder Ahluwalia, Selasa (15/5/2018), menegaskan, kuartal pertama tahun ini sudah menunjukkan tanda-tanda positif, seiring dengan kredit yang mulai tumbuh di beberapa segmen usaha, seperti segmen Consumer Mortgage, UKM dan pembiayaan kendaraan bermotor. Ia menilai, pertumbuhan kredit di Segmen-Segmen Kunci Pertumbuhan Kredit pada kuartal pertama 2018 mulai menunjukkan tren positif, sejalan dengan portofolio kredit Danamon yang terus bergeser menuju segmen non-mass market.

”Total portofolio kredit dan trade finance Bank Danamon tumbuh 3 persen menjadi Rp 130,2 triliun pada kuartal pertama tahun ini dibandingkan setahun sebelumnya sebesar Rp 126,4 triliun,”ujarnya.

Kredit pada segmen UKM tumbuh 12 persen menjadi Rp 29,3 triliun. Sementara kredit Consumer Mortgage atau KPR tumbuh 40 persen menjadi Rp 6,6 triliun.

Dalam hal pembiayaan kendaraan bermotor, pembiayaan total Adira Finance adalah sebesar Rp 46 triliun atau tumbuh 5 persen dibandingkan setahun sebelumnya. Pembiayaan baru Adira Finance tumbuh 17 persen untuk roda dua dan 30 persen untuk roda empat secara setahunan, didorong oleh industri otomotif yang sudah mulai pulih.

”Di luar perbankan mikro, total portofolio kredit dan trade finance tumbuh 6 persen menjadi Rp 124,5 triliun dibandingkan setahun sebelumnya,”tambahnya.

Sedangkan kinerja di wilayah Jawa Timur, disampaikan Regional Head and Regional Corporate Officer, Eddie Harijanto Bintoro, mengatakan, pertumbuhan kredit di segmen UKM secara setahunan per akhir Maret 2018 mencapai 15 persen. Posisi pertumbuhan kredit UKM dari Januari sampai akhir Maret tahun ini mencapai 7 persen.

”Pertumbuhan yang positif ini didukung beberapa inisiatif dari Kantor Wilayah, diantaranya melalui program MGM (member gets member) maupun penjualan yang intensif melalui produk dan program yang ada dengan suku bunga dan benefit yang kompetitif,”ungkap Eddie.

Selain itu, dari sisi funding, papar Eddie, relatif stabil dengan kondisi seasonal outflow customer untuk keperluan transaksi. Portfolio funding juga mengalami shifting yang cukup besar ke produk-produk CASA dan TD Reguler.

Eddie menjelaskan, pada kuartal pertama tahun 2018, komposisi CASA mencapai 63 persen dan komposisi TD berbiayai rendah tercatat sebesar 52 persen. Secara keseluruhan, total dana murah pihak ketiga mencapai 86 persen, sejalan dengan strategi untuk terus menekan cost of fund agar dapat memberikan harga yang lebih kompetitif untuk pinjaman.

Pada kuartal pertama tahun ini, pihaknya juga menyelenggarakan beberapa kegiatan, antara lain, IB (Islamic Banking) Vaganza bersama OJK, 22-25 Maret 2018, dan berlangsung sukses. Di IB Vaganza, berhasil meraih sekitar 500 new account selama event berlangsung.

Pada Mini Fair Danamon Adira (employee program), 11-13 April 2018, khusus untuk karyawan Danamon dan Adira, menghadirkan Safir Senduk pakar Perencana Keuangan terkemuka di Indonesia terkait Literasi Keuangan. Eddie menambahkan untuk program CSR, digelar Danamon-Adira berbagi buku. Acara ini diselenggarakan selama bulan April-Mei 2018 dan ribuan buku yang berhasil dikumpulkan akan disumbangkan kepada Perpustakaan Surabaya. (noer soetantini)

Teks foto :

Jajaran manajemen Bank Danamon wilayah Jawa Timur bersama Regional Head and Regional Corporate Officer, Eddie Harijanto Bintoro (dua dari kanan).

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising