Laporan Khusus

Nutrition International Dukung Tingkatkan Gizi

17-05-2018

Jakarta, beritasurabaya.net - Organisasi global yang berdedikasi memberikan intervensi gizi bagi mereka yang membutuhkan, Nutrition International, bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, menyelenggarakan Seminar Kesehatan dan Gizi Remaja pada 15 Mei 2018 di Jakarta untuk meningkatkan kesadaran mengenai gizi bagi remaja putri di Indonesia.

Mengusung tema “Pendidikan Kesehatan & Gizi: Sebuah Kampanye untuk Meraih Generasi Tinggi, Cerdas dan Berprestasi”, seminar menyoroti program Right Start dan Mitra Youth dari Nutrition International yang didukung Pemerintah Kanada dan Australia untuk melindungi remaja putri dari anemia serta meningkatkan gizi mereka.

Pada seminar yang dihadiri 250 peserta, mereka mendapatkan informasi mengenai anemia pada remaja, manfaat suplementasi zat besi dan asam folat, gaya hidup sehat serta gizi seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang lebih baik.

Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Peter MacArthur, pada kesempatan tersebut, mengatakan, gizi merupakan sebuah prioritas pembangunan bagi Kanada dan elemen penting dalam komitmen skala internasional guna mendukung kesehatan ibu, bayi yang baru lahir dan anak, serta mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan oleh PBB di tahun 2030. “Kemitraan efektif seperti ini mampu menghapus tingkat kematian yang dapat dicegah di kalangan perempuan, anak dan bayi yang baru lahir, hingga mengatasi dampak malnutrisi antar generasi di Indonesia,”ujarnya.

Inisiatif Right Start, dengan investasi senilai CAN $1,5 juta (setara dengan Rp 16,5 milyar) dari Pemerintah Kanada, akan menjangkau wanita usia subur dan remaja putri dengan berbagai intervensi yang ditujukan untuk mengurangi anemia, komplikasi dan kematian selama periode kehamilan dan persalinan pada ibu serta kerusakan tabung saraf seperti spina bifida atau kelainan tulang belakang dan sumsum tulang belakang pada bayi baru lahir.

“Berinvestasi dalam hal gizi selama 1.000 hari pertama kehidupan anak dan masa remaja seorang remaja putri begitu penting karena efek gizi yang buruk selama periode ini dapat berpengaruh seumur hidup,” kata Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Allaster Cox.

Ia menambahkan Australia dengan bangga memberikan dukungannya bagi Nutrition International dan Pemerintah Indonesia dalam upaya mengatasi tantangan gizi.

Pemerintah Australia telah menginvestasikan dana sebesar AUS$ 2,1 juta (setara dengan Rp 22,1 milyar) melalui proyek Mitra Youth yang akan memberikan manfaat bagi para remaja putri di 1.913 sekolah di 20 kabupaten. Right Start dan Mitra Youth akan menjangkau sekitar 2,95 juta siswi remaja putri di 45 kabupaten di Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur.

Direktur Regional Asia Nutrition International, Andrew O’Connell, menegaskan, Nutrition International berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia, atas kepemimpinan mereka dalam menangani masalah kesehatan dan gizi untuk remaja putri. Pihaknya bangga dapat menjadi bagian dari kemitraan unik ini, dimana Pemerintah Kanada dan Australia bekerja sama dalam memaksimalkan dan memanfaatkan sumber daya guna mengatasi masalah kesehatan masyarakat yang dapat mencegah para remaja meraih potensi tertinggi mereka.

”Dengan bekerja sama dan belajar satu sama lain, kami dapat menjangkau lebih banyak perempuan dan remaja putri dengan gizi dan kesehatan yang lebih baik,”tambahnya.

Kekurangan gizi pada remaja putri dan wanita usia subur di Indonesia merupakan masalah yang signifikan. Setidaknya sepertiga remaja perempuan di Indonesia menderita anemia yang kemudian diperparah melalui pernikahan dini dan gizi yang tidak memadai.

Anemia gizi besi atau kekurangan gizi zat besi di kalangan perempuan dan remaja putri merupakan sebuah tantangan kesehatan masyarakat yang besar. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa satu dari 10 remaja perempuan yang mengandung akan menghadapi risiko komplikasi, tingkat kelahiran bayi dengan berat rendah dan anemia yang lebih besar dibandingkan sebelumnya. (noer soetantini)

Teks foto :

Kiri-kanan : Peter MacArthur (Duta Besar Kanada);  Doddy Izwardi, MA (Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan); Dr. Eni Agustina, MPH (Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan); Andrew O’’Connell (Regional Director Nutrition International; Allaster Cox (Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Australia).

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising