Laporan Khusus

Luncurkan Kuzer, UD Trukcs Bermain di Truk Ringan

19-09-2018

Surabaya, beritasurabaya.net - UD Trucks (d/h Nissan Diesel) mulai bermain di segmen truk kategori 2 (truk kelas ringan), dengan meluncurkan Kuzer di Jawa Timur, Rabu (19/9/2018). Ini seiring dengan peningkatan kebutuhan pasar truk di Jawa Timur.

COO Astra UD Trucks, Winarto Martono, mengatakan, bahwa saat ini waktu yang tepat untuk memperkenalkan Kuzer di Jawa Timur. Hal ini merupakan partisipasi Astra UD Trucks dalam pembangunan infrastruktur dan bisnis logistik di Jawa Timur, mengarah pada kenaikan laju pertumbuhan ekonomi.

”Kami juga berupaya setiap inovasi yang kami lakukan baik produk maupun Iayanan purna jual dikembangkan berdasarkan kemampuan dalam melayani total kebutuhan pelanggan di Jawa Timur,”tukasnya.

Segmen pasar kelas ringan dengan kapasitas GVW 5-10 ton merupakan segmen pasar terbesar di Indonesia saat ini. Data semester I 2018 menunjukan 61 persen dari total pasar truk dikuasai truk kelas ringan. Hal ini sejalan dengan peningkatan kebutuhan truk di Jawa Timur menunjukkan peningkatan sebesar 32 persen pada pasar segmen truk secara total di semester I 2018.

Sementara itu pasar truk ringan mengalami peningkatan sebesar 17 persen dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya. “Produk ini hadir dilengkapi pelayanan purna jual yang prima, hal ini sebagai bentuk komitmen untuk terus menyediakan kemudahan perawatan dan solusi optimal bagi para pelanggan di Jawa Timur,”ujarnya.

Kepala Cabang Surabaya Waru, Raindy Octaliandi, di sela peluncuran Kuzer di Kantor UD Trukcs cabang Romokalisari, mengatakan, sejak dikenalkan di ajang GIIAS 2018 di ICE BSD, Agustus lalu, secara nasional Kuzer sudah menerima sekitar 180 surat pemesanan kendaraan (SPK). Di Jawa Timur, sudah ada 30 hingga 40 konsumen melakukan SPK.

”Untuk indent Kuzer tidak butuh waktu lama karena barang ready stock. Sedangkan harganya, jika dibandingkan kompetito sangat kompetitif dan based in customer,”kata Raindy.

Meski di Jawa Timur, Kuzer baru dipasarkan hari ini, Raindy menargetkan penjualan perbulan bisa 100 unit. Tiga bulan ke depan, diharapkan bisa tembus 300 unit. Tahun depan, rencananya bisa digenjot 200 unit perbulan. Pasar yang diharapkan bisa berkontribusi terhadap penjualan Kuzer, Raindy menyebut, 60 persen ada di Surabaya.

Kuzer, produk truk di kelas ringan yang mengusung tagline "Made to Deliver Extra" yang berarti produk Kuzer dibuat untuk bisa lebih baik di dalam Reliability & durability, Flexibility, Fuel Efficiency dan Comfortability. Made to Deliver Extra Reliability and Durability, produk terbaik dengan mesin 150 Hp yang bertenaga dan dapat diandalkan, memiliki horse power terbesar di kelasnya, dan torsi 25 persen lebih besar dari produk di pasaran pada segmen yang sama.

Made to deliver Extra Flexibility, artinya Kuzer didesain agar dapat melewati jalan dengan berbagai macam kondisi dan terbatas melalui optimalisasi manuver dengan radius putar 15 persen hingga 20 persen lebih rendah dibandingkan dengan produk sejenis di pasaran.

Made to deliver extra fuel efficiency, artinya Kuzer memiliki driveline optimal berkat teknologi fuel coach dan telematics. Made to deliver Extra Comfortability berarti Kuzer memiliki kabin terbesar di kelasnya untuk menghadirkan suasana berkendaraan yang nyaman serta memaksimalkan kapasitas dan stabilitas dalam berkendaraan.

Kuzer hadir didukung dengan jaminan ketersediaan spare part yang asli dan berkualitas, mekanik yang handal serta jaminan dukungan. “Hingga saat ini market share UD Trucks di segmen truk kategori 3 di Jawa Timur sebesar 26 persen. Year to date volume penjualan UD Trukcs untuk truk kategori 3 sampai Agustus 2018 sebesar 680 unit. Sedangkan size market all brand di Jawa Timur, 2100 unit,”pungkas Raindy. (noer soetantini)

Teks foto :

Peluncuran Kuzer di UD Trucks Romokalisari dilakukan oleh (kiri-kanan); Kepala Cabang Surabaya Waru, Raindy Octaliandi; Kepala Cabang Romokalisari, Dheny Nur Wakhid; Fleet Head Purnama Paramita dan Kepala Cabang Malang, Sudarmanto.

Foto : Titin.

Advertising
Advertising