Laporan Khusus

MEDSPIN Kenalkan Dunia Kedokteran Ke Siswa SMA

19-10-2018

Surabaya, beritasurabaya.net - Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga mengadakan kegiatan tahunannya yaitu MEDSPIN (International Medical Science and Application Competition/lomba sains dan medis tingkat internasional). MEDSPIN adalah lomba sains dan medis terbesar kedua se-Indonesia. Hal ini dibuktikan satu diantaranya, jumlah peserta yang terus meningkat setiap tahun dan diharapkan tahun ini dapat mempertahankan angka 5000 peserta atau lebih. 

Tahun ini, kata Ketua MEDSPIN 2018, M Abdurrahman Rasyid, MEDSPIN mengusung tema “Nutritional and Metabolic Disease”. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini MEDSPIN hadir dengan jenis kompetisi yang lebih bervariasi. Tidak hanya olimpiade, melainkan juga terdapat 2 jenis lomba baru yakni public poster dan cover jingle MEDSPIN 2018.

“Menariknya, jika jenis perlombaan olimpiade diperuntukkan untuk anak SMA jurusan IPA, 2 jenis perlombaan lainnya dapat diikuti juga oleh anak SMA jurusan IPS dan IBB. Pelaksanaan olimpiade MEDSPIN 2018 terdiri atas 6 babak, yakni babak penyisihan, seperempat final, semi final, tambahan, final, dan grand final,”ujarnya.

Babak penyisihan dilaksanakan secara offline di 28 kota di Indonesia dan secara online di 34 provinsi di seluruh Indonesia serta di negara-negara ASEAN. Lalu untuk babak selanjutnya akan dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

Peserta berkompetisi dalam tim, masing-masing tim terdiri dari 3 orang. Uniknya, tipe ujian dan kisi-kisi beserta buku-buku yang dapat dijadikan referensi dari setiap babak telah disebutkan secara lengkap pada website MEDSPIN FK Unair ini.

Tidak hanya itu, MEDSPIN FK Unair inipun juga memberikan soal-soal penyisihan dari tahun-tahun sebelumnya ditambah dengan adanya try out online yang diadakan 2 kali beserta pembahasannya.

“Sehingga para peserta pun akan merasakan banyak sekali manfaat yang didapat dengan mengikuti ajang olimpiade yang hanya diadakan sekali dalam setahun oleh Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga,”tambah Abdurrahman.

Selanjutnya, terdapat lomba public poster yang dapat diikuti secara berkelompok yang terdiri dari 2-3 orang. Lomba ini dapat diikuti oleh semua jurusan, tidak terbatas pada jurusan IPA saja. Pada lomba public poster ini, tersedia 4 subtema yang dapat digunakan peserta dalam membuat poster antara lain pencegahan gangguan gizi dan metabolisme, tanda-tanda gangguan gizi dan metabolisme, mempersiapkan nutrisi yang baik, dan perubahan sistemik akibat gangguan metabolisme.

Penjurian untuk babak penyisihan public posteronlinepublic poster ini memang masih terbilang baru, tetapi minat dari siswa-siswi SMA sangat tinggi sehingga banyak calon peserta yang bersaing untuk mendaftar pada cabang perlombaan ini.

Kemudian, ada cabang perlombaan yang sangat menarik perhatian siswa-siswi SMA karena dapat diikuti oleh kelompok yang maksimal terdiri dari 7 orang dan kegiatannya merupakan salah satu tren anak muda masa kini yakni cover jingle MEDSPIN. Dengan menggunakan media sosial yang sedang naik daun saat ini, youtube, para peserta cover jingle MEDSPIN dapat mengunggah video hasil aransemen mereka sekaligus memperkenalkan tim mereka ke khalayak luas. Bagi juara pertama cover jingle MEDSPIN berhak datang dan tampil langsung pada opening ceremony MEDSPIN 2018.

Keuntungan mengikuti MEDSPIN ini tidak hanya sebatas mendapat sertifikat bertaraf internasional, tetapi juga pelatihan keterampilan medis. Basic Life Support menjadi suatu acara wajib di tiap wilayah pada babak penyisihan dengan harapan setiap peserta dapat memiliki pengetahuan mengenai keterampilan medis dasar.

Sebanyak 150 tim yang lolos dari babak penyisihan akan diundang ke Surabaya untuk mengikuti babak Quarter Final. Pelaksanaan babak ini cukup unik yakni dalam bentuk “Essay Rally”, di mana peserta akan mengerjakan soal di 31 pos yang tersebar di seluruh wilayah Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dalam durasi waktu selama 150 menit.

Tiga puluh satu pos yang tersebar terdiri dari 18 pos soal science (biologi, fisika dan kimia), enam pos medik, enam pos games, dan satu pos bonus. Tidak hanya datang untuk berkompetisi, peserta juga akan diberikan materi tentang General Emergency Lifesaving yang mencakup materi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) dalam sesi School of Medical Hero. Seminar Guru dengan materi “Nutritional and Metabolic Diseases: Bahaya dan Pencegahan Kehidupan Sehari-Hari” juga diadakan bagi para guru pendamping peserta.

Selain itu, peserta juga dapat mengenal lebih dalam tentang dunia kedokteran dengan mengikuti Tour de Campus FK UNAIR dan belajar anatomi dasar di ruang praktikum anatomi dalam sesi “Explore Anatomy”.

Babak Quarter Finalcase study, praktikum medik, dan anamnesis. Peserta yang tidak lolos babak final dapat mengikuti rangkaian kegiatan Muter-Muter Suroboyo.  Kegiatan ini akan membawa peserta untuk berkeliling Kota Surabaya yang bertujuan untuk mengenalkan Kota Surabaya kepada peserta Medspin, khususnya kepada peserta yang berdomisili di luar Surabaya. (noer soetantini)

Teks foto :

Kiri-kanan : Koordinator Pusat MEDSPIN 2018, Gerald Sebastian Davis; Ketua Pelaksana, M.Abdurrahman Rasyid Ash-Shiddiq; Ketua Divisi Acara, Alfira Nailatul Izzah; Ketua Divisi Soal, Ihsan Fahmi Rofananda, usai press conference di Ruang Propadeus FK Universitas Airlangga Surabaya, Jumat (19/10/2018) sore.

Foto : Titin.

Advertising
Advertising