Laporan Khusus

Huawei Mate X Terima Sertifikat 5G CE Pertama

18-03-2019

Jakarta, beritasurabaya.net - Smartphone lipat Huawei Mate X berhasil mendapatkan sertifikat 5G CE pertama di dunia dari TÜV Rheinland, pemimpin global dalam layanan inspeksi independen, yang mengindikasikan bahwa smartphone lipat 5G tercepat di dunia itu telah lulus ujian dan evaluasi yang ketat dan menjadi smartphone 5G pertama di dunia yang mendapat persetujuan dari Badan Notifikasi Uni Eropa.

Vice President of Handset Business of Huawei Consumer Business Group, Bruce Lee, Senin (18/3/2019), mengatakan, dibandingkan dengan teknologi dan produk komunikasi generasi sebelumnya, teknologi dan bentuk produk 5G lebih kompleks. Standar dan peralatan pengujian sertifikasi 5G masih terus ditingkatkan dan masih menjadi tantangan untuk mengevaluasi smartphone 5G.

”Melalui kolaborasi antara tim Huawei dan TÜV Rheinland, kedua belah pihak telah membuat terobosan signifikan dalam banyak teknologi kunci untuk melakukan sertifikasi. Di masa depan, Huawei akan terus bekerja dengan TÜV Rheinland untuk bekerja bersama dalam penelitian teknologi sertifikasi produk komunikasi dan meningkatkan skala terminal 5G untuk penggunaan komersial,”paparnya.

Adapun President wireless/Internet of Things, TÜV Rheinland, Stefan Kischka, mengucapkan selamat kepada Huawei. Ia bangga bahwa TÜV Rheinland telah menyaksikan bagaimana kekuatan global teknologi 5G yang dimiliki Huawei, yang merupakan berita menarik bagi industri dan konsumen.

”TÜV Rheinland telah bekerja keras di bidang teknologi komunikasi nirkabel selama bertahun-tahun. Kami berharap dapat terus bekerja sama dengan Huawei untuk menciptakan, mempromosikan, dan menyaksikan era baru 5G,”ujarnya.

Sebagai smartphone 5G pertama dari Huawei, HUAWEI Mate X dilengkapi dengan teknologi dan paten yang paling canggih dari Huawei. HUAWEI Mate X beroperasi dengan chipset Balong 5000, yang merupakan SoC 5G multi-mode pertama di dunia yang diproduksi dengan teknologi proses 7nm, mampu mendukung konektivitas 2G, 3G, 4G dan 5G dengan satu chip; Balong 5000 adalah chipset pertama yang dapat mencapai tolok ukur industri dalam tingkat kecepatan unduhan puncak 5G, ia menawarkan kecepatan 4,6 Gbps dalam pita frekuensi Sub-6GHz (pita frekuensi rendah, pita frekuensi utama 5G); Balong 5000 adalah chipset pertama di dunia yang mendukung SA dan NSA secara bersamaan, dengan kemampuan untuk beradaptasi dengan kebutuhan dan format hardware yang berbeda untuk pengguna dan operator telekomunikasi, menjadikan Huawei Mate X sebagai smartphone 5G yang sesungguhnya.

Selain itu, Huawei mengintegrasikan empat set antena 5G dengan banyak teknologi canggih di tubuh lipat tipis HUAWEI Mate X. Transmisi sinyal 5G yang lancar, kuat dan stabil, dan sepenuhnya siap untuk menerima tantangan transmisi data yang sangat besar di era 5G.

TÜV Rheinland bertanggung jawab atas keseluruhan proses sertifikasi CE untuk smartphone 5G Huawei. Sertifikasi CE adalah persyaratan kualitas yang diperlukan oleh Uni Eropa untuk mengeluarkan izin mengimpor dan menjual produk. Ini juga merupakan identifikasi yang wajib untuk memasuki pasar Eropa. Komoditas dengan sertifikasi CE menunjukkan bahwa produk-produk tersebut telah memenuhi serangkaian arahan seperti nirkabel, keselamatan, kompatibilitas elektromagnetik, kesehatan, perlindungan lingkungan dan perlindungan konsumen.

Huawei Mate X, yang telah lulus uji sertifikasi CE kali ini, benar-benar mematuhi seluruh peraturan dan ketentuan dalam keseluruhan proses pengembangan baik dalam seleksi perangkat atau desain dan pengembangan perangkat. Dalam spesifikasi yang dinyatakan, frekuensi radionya (RF), kompatibilitas elektromagnetik (EMC), keselamatan dan SAR, dan aspek lainnya, semuanya telah dapat memenuhi standar sertifikasi CE yang ketat.

Akuisisi sertifikat 5G CE pertama di dunia untuk smartphone telah meletakkan dasar yang kuat untuk komersialisasi besar-besaran ponsel 5G di masa depan, dan sekali lagi menyoroti posisi terdepan Huawei dalam teknologi 5G. Huawei akan terus secara aktif mempromosikan pengembangan industri 5G yang matang dan memberi konsumen pengalaman dan layanan 5G yang nyata. (noer soetantini)

Teks foto :

Vice President of Handset Business of Huawei Consumer Business Group Bruce Lee, dan President wireless/Internet of Things, TÜV Rheinland, Stefan Kischka, saat penganugerahan sertifikat.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising