Laporan Khusus

Berkat Telkomsel, Anak Bu Sulastri Sekolah Lagi

30-07-2020

Surabaya, beritasurabaya.net - Pandemi Covid-19 membawa dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat terutama masyarakat kelas bawah. Jangankan untuk beli paket data buat anak-anak sekolah daring, cari uang buat kebutuhan sehari-hari saja sangat sulit.

Seperti yang dirasakan pasangan Bu Sulastri dan Pak Sugianto, warga Panjang Jiwo Surabaya. Sejak pandemi Covid-19, Bu Sulastri yang sehari-hari sebelum pandemi, berjualan ikan segar di depan gereja, untuk konsumsi masyarakat sekitar. Begitu pandemi, dirinya terpaksa tidak berjualan karena memang dilarang, rentan menimbulkan kerumunan massa.

Sedangkan Sugianto sang suami, awalnya kuli bangunan. Begitu pandemi, hanya kerja serabutan dan itu pun jika ada yang membutuhkan tenaganya.

Alhasil, jika suami belum mendapat pekerjaan, para tetangga dan kelurahan membantu sembako. "Terkadang, harus hemat, rela makan satu kali sehari. Alhamdulillah, mendapat bantuan pendidikan untuk anak-anak sekolah dari Telkomsel. Terima kasih Telkomsel, semoga seluruh jajaran Telkomsel Jawa Bali mendapat berkah dari sodaqoh yang diberikan, semoga selalu sehat dan sukses,”ungkap Sulastri penuh haru usai menerima satu handphone baru dari perwakilan Telkomsel.

Hal senada juga dirasakan Bu Yuyun. Akibat pandemi, dirinya tidak mampu membayar tunggakan sekolah anaknya yang duduk di bangku sekolah dasar kelas 5. Besarnya tunggakan Rp2 juta menyebabkan anaknya terpaksa berhenti sekolah.

“Alhamdulillah, Telkomsel membayar tunggakan sekolah anak saya sehingga bisa masuk sekolah lagi. Saya bersyukur masih ada yang peduli dengan kehidupan kami di masa sulit seperti saat ini,”kata Bu Yuyun berkaca-kaca.

Bantuan yang diberikan pada Bu Sulastri dan Bu Yuyun, menurut Executive Vice President East Area Sales Telkomsel, Adiwinahnyu B Sigit, merupakan bagian dari masyarakat yang mendapat bantuan program Rajawali Berbagi. Program Rajawali Berbagi ini merupakan murni program yang diinisiasi seluruh karyawan Telkomsel area Jawa Bali.

“Bersama seluruh karyawan Telkomsel, kami sadar ini masa yang sulit bagi sebagian besar masyarakat. Dana berasal dari karyawan dengan menyisihkan sedikit gaji mereka, diharapkan mampu membantu masyarakat yang membutuhkan. Contohnya, buat biaya pendidikan anak-anak dari Bu Sulastri dan Bu Yuyun,”ujar Adiwinahyu B Sigit.

Penyaluran donasi dari Program Rajawali Berbagi ini, kata Adiwinahyu B Sigit, dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap pertama dengan dana terkumpul Rp110 juta akan disalurkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di 25 titik yang ada di Jawa Timur. Adapun titik-titik tersebut selain Surabaya, juga ada di Lamongan, Jember, Madiun, Malang dan beberapa daerah lainnya di wilayah Jawa dan Bali.

Adiwinahyu B Sigit berharap program Rajawali Berbagi ini tidak saja mengasah kepedulian karyawan Telkomsel terhadap duka masyarakat imbas pandemi Covid-19 tapi juga kepekaan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat.

“Semoga seluruh donasi yang disalurkan benar-benar mampu meringankan beban kehidupan masyarakat,”pungkas Adiwinahyu B Sigit. (noer soetantini)

Teks foto :

Pasangan Sulastri dan Sugianto bersama anak-anaknya usai menerima bantuan bidang pendidikan dari Telkomsel.

Foto : Humas Telkomsel.

Advertising
Advertising