Laporan Khusus

Beli Jajanan Khas Jawa Timur Di GoFood, Ada Diskon 20 Persen

01-12-2020

Surabaya, beritasurabaya.net - Pandemi Covid-19 telah berdampak pada pergeseran kebiasaan baru di masyarakat. Diantaranya, adaptasi kebiasaan berjualan, berbelanja dan  pesan-antar makanan secara daring, melakukan transaksi sehari-hari secara non tunai hingga melakukan berbagai kewajiban pembayaran secara daring. 

Semua kebiasaan baru tersebut dilakukan untuk mengurangi mobilitas di luar rumah serta meminimalisir kontak langsung guna menghindari transmisi virus Covid-19.

Gojek, SuperApp terdepan di Asia Tenggara konsisten sebagai garda terdepan membantu masyarakat untuk tetap produktif selama masa adaptasi kebiasaan baru dengan mengedepankan protokol  kesehatan, kebersihan dan keamanan. Salah satu perwujudannya adalah kemitraan bersama Pemerintah Pemprov Jatim melalui Dinas Koperasi dan UKM Pemprov Jatim untuk membantu keberlangsungan pendapatan ribuan UKM, terutama yang memanfaatkan GoFood sebagai solusi teknologi yang dihadirkan Gojek.

Upaya yang dilakukan Gojek dan Pemprov Jatim memberikan potongan harga sebesar 20 persen untuk setiap transaksi yang dilakukan melalui aplikasi GoFood bagi masyarakat di Surabaya Raya dan Malang Raya yang membeli kuliner atau jajanan khas Jatim. Potongan harga 20 persen ini diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat terhadap UMKM kuliner lokal, sehingga perekonomian terus berputar.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pemprov Jatim, Dr.Mas Purnomo Hadi,MM, mengatakan, pihaknya menyambut baik sinergi yang dilakukan oleh Pemprov Jatim dan Gojek untuk terus menggairahkan usaha kuliner berbasis UMKM di Jatim dengan memanfaatkan teknologi. Hal ini sejalan dengan semangat kami untuk terus melakukan terobosan agar sektor UMKM dapat terus bergeliat namun dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Dengan demikian usaha kuliner mitra UMKM yang tadinya sempat terkendala karena Pandemi Covid-19 dapat membaik melalui program potongan harga yang diberikan oleh GoFood ini, utamanya jajanan khas Jatim. Bilamana sinergi ini berdampak positif, bukan tidak mungkin kerjasama serupa akan kami lanjutkan di tahun-tahun mendatang, kata Mas Purnomo Hadi, Selasa (1/12/2020).

Disisi lain, Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintahan Gojek wilayah Jatim & Bali Nusra mengatakan, Boy Arno, menegaskan, sebagai aplikasi super karya anak bangsa, Gojek secara konsisten mendukung upaya Pemprov Jatim untuk menggerakkan sektor UMKM melalui ekosistem digital yang dimiliki.

“Melalui promosi digital berupa potongan harga 20 persen di aplikasi GoFood selama periode 18 November hingga 15 Desember 2020 ini, kami harapkan dapat mendorong pelanggan bertransaksi dan mendukung peningkatan pendapatan mitra merchant kami yang memangberbasis UMKM,”tukasnya.

Ketahanan ekonomi selama pandemi Covid-19 di Pemprov Jatim ternyata mampu didukung oleh keberadaan ekosistem ekonomi digital yang dimiliki Gojek. Solusi teknologi dan non-teknologi yang ditawarkan platform digital Gojek membantu pelaku usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) beradaptasi sehingga bisa bertahan di situasi pandemi Covid-19, dan tetap optimis bertumbuh kedepannya.


Satu diantaranya melalui kemudahan migrasi UMKM dari offline ke online, atau mempercepat UMKM untuk “go digital”.  Sementara itu, pemilik merchant GoFood Nyah Tewel, Maylani Haliman, yang berpartisipasi dalam program ini, mengatakan, dirinya merasakan dampak positif mengikuti program yang digagas oleh Gojek dan Pemprov Jatim ini.

“Selama program potongan harga 20 persen Jajanan Jatim ini, transaksi penjualan kami naik hingga 70 persen dengan omset meningkat hingga 150 persen. Oleh karena itu saya berharap agar program ini dapat diteruskan di kemudian hari sehingga merchant seperti kami yang memang berbasis UMKM dapat terus bertahan dan berkembang di tengah pandemi ini,”tambahnya.

Sepanjang dua minggu pertama program ini berjalan, dari 18 November hingga 1 Desember 2020,  tercatat hampir 5.350 transaksi dengan total penjualan mencapai hingga Rp220 juta di merchant-merchant UMKM Jajanan Khas Jatim yang berpartisipasi. Diharapkan di akhir periode program pada 15 Desember mendatang lebih banyak lagi transaksi yang dapat berdampak positif bagi mitra UMKM GoFood.

Inisiatif  Jaga Kebersihan, Kesehatan dan Keamanan (J3K) Perkuat Layanan di Masa Pandemi

Pelanggan GoFood tidak perlu khawatir ketika memesan kuliner favorit karena GoFood terus menghimbau para mitra usaha untuk mengikuti protokol Jaga Kesehatan, Kebersihan, dan Keselamatan (J3K) mulai dari menggunakan masker dan mencuci tangan secara rutin ketika menyiapkan makanan di dapur, mengemas makanan dengan baik dengan segel pengaman, menyediakan tempat cuci tangan serta mencatat status suhu di kartu penanda suhu tubuh karyawan dan driver, memberikan jarak antrian untuk driver ketika menunggu pesanan, sterilisasi dan desinfektan area operasional resto.

Selain itu, GoFood juga menyediakan fitur pengantaran tanpa kontak langsung (contactless delivery) yang dilakukan oleh mitra driver yang secara rutin menjaga kebersihan diri dan kendaraan serta suhu tubuh yang sudahdicek.  (noer soetantini)

Teks foto :

1.Satu diantara merchant GoFood yang ada di Surabaya.

2.Program GoFood Jajanan Khas Jawa Timur.

Foto : Istimewa.   

Advertising
Advertising
Pemadam Kebakaran
Surabaya Pusat
031-3533843-44
Surabaya Utara
031-3712208
Surabaya Timur
031-8411113
Surabaya Barat
031-7490486
Surabaya Selatan
031-7523687
Rumah Sakit & Klinik
RSUD Dr. Sutomo
031-5020079
RS Darmo
031-5676253
RS ST Vincentius A Paulo
031-5677562
RS William Booth
031-5678917
RS Adi Husada
031-5321256
Kepolisian
Polda Jatim
(031) 8280748
Polrestabes
(031) 3523927