Perempuan

WAAG Ajak Perempuan Wujudkan Impiannya

12-03-2019

Surabaya, beritasurabaya.net - Woman of Accor Generation (WAAG) sudah berusia 6 tahun dan AccorHotels membuat sesuatu yang baru, yakni memberikan istilah RiiSE untuk kesetaraan dan keragaman gender. Kenapa harus “ii”? Karena melambangkan perempuan dan laki-laki yang berkomitmen pada nilai-nilai berbagi pengetahuan, solidaritas dan memerangi stereotip.

General Manager Ibis Surabaya City Center panitia pelaksana, di sela acara Senin (11/3/2019) kemarin, mengatakan, setiap tahun digelar peringatan International Womens Right Day Accor East Java. Kegiatan berupa talk show yang melibatkan tokoh-tokoh yang menginspirasi.

”Kegiatan ini mayoritas dihadiri para karyawan wanita, tetapi terbuka untuk karyawan laki laki. Karena seperti pada penjelasan sebelumnya mengenai RiiSE yang melambangkan kesetaraan antara laki laki dan perempuan serta kolaborasi antara men and women dalam pekerjaan sehari hari,”kata Vivi Anggriani.

Tahun ini tema yang diangkat adalah “Dare to Dream Big with think smart, work smart with self confidence” dengan menghadirkan 4 tokoh perempuan yang dipandang telah memberikan inspirasi bagi perempuan lainnya, Fatma Saifullah Yusuf ( Ketua BKOW Jatim & Founder Fatma Foundation), Arzeti Bilbina, SE, MAP ( Model Senior dan Anggota Komisi X DPR RI), DR.Dra. Pingky Saptandari, MA (Ketua Jurusan  Ilmu Sosila Politik Universitas Airlangga) dan Etty Ariaty Soraya, Ssos, Mci. (Marcomm Senior & Direktur Marketing Kalyana & SLVR).

“Mengapa tema ini yang diangkat? Karena kami yakin setiap individu pasti punya dream big. Dan harapan kami dengan berbagi cerita sukses dari keempat tokoh tersebut dapat menginspirasi karyawan Accor East Java. Karena keempat tokoh tersebut sudah memberikan contoh nyata, mereka mampu menjadi seorang leader, menjadi Ibu untuk keluarganya dan tetap memberikan sesuatu karya dibidangnya, daerahnya, bahkan negaranya,”jelas Treti Champion RiiSE AccorHotels East Java. (nos)

Teks foto :

Pada kesempatan kali ini juga terdapat activity corner yakni memberikan kegiatan pelatihan sederhana dan belajar bersama membuat kain batik jumputan dengan memanfaatkan kain bekas sebagai aktifitas selingan dan kreatif para perempuan yang nantinya bisa menjadi hiasan dinding yang cantik.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising