Politik & Pemerintahan

Edy Junaedi, Finalis PPT Pratama Teladan Anugerah

11-12-2018

Jakarta, beritasurabaya.net - Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan profesi bagi Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah yang bekerja pada Instansi Pemerintah. ASN menjadi sangat populer di negeri ini, terbukti dengan membludaknya pelamar setiap dibukanya lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Namun sosok ASN yang menginspirasi masih sangat minim dari publikasi bahkan cenderung masyarakat hanya mengenal sosok pejabat negara dalam suatu instansi pemerintah seperti Menteri, Kepala Lembaga Negara, Gubernur, Walikota, dan Bupati. Padahal dibalik kesuksesan pejabat negara tersebut, ada sejumlah ASN yang mengabdi untuk membangun negeri yang diserahi tugas pelayanan publik, tugas pemerintahan, dan tugas pembangunan tertentu.

Kinerja ASN memiliki peranan strategis dalam pelaksanaan cita-cita bangsa dan mewujudkan tujuan negara sebagaimana tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Asumsi masyarakat mengenai ASN saat ini hanya melekat sebatas Pegawai Negeri Sipil (PNS). Faktanya, ASN merupakan profesi yang memiliki integritas, profesional, netral dan bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat dan mampu menjalankan peran sebagai unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

ASN saat ini dihadapkan pada tantangan yang berat dan kompleks, di satu sisi harus mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik seiring dengan makin tingginya tuntutan masyarakat. Di sisi lain, ASN juga harus mampu beradaptasi dengan dinamika zaman sejalan dengan era industri 4.0.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) Republik Indonesia menyelenggarakan Anugerah ASN Tahun 2018 untuk kategori Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama Teladan dan kategori Pegawai Negeri Sipil (PNS) Inspiratif. Agenda itu dimaksudkan untuk mencari sosok Aparatur Sipil Negara (ASN) panutan yang menunaikan tugasnya dengan baik, berkinerja tinggi, berprestasi dan melampauai ekspektasi. Peserta berasal dari seluruh instansi kementerian, lembaga negara, dan pemerintah daerah di Indonesia untuk kemudian dilakukan penilaian.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Edy Junaedi menjadi satu dari sepuluh Finalis peraih Anugerah ASN Tahun 2018 untuk kategori Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama Teladan. Edy memaparkan kunci utama dalam perubahan paradigma pelayanan birokrasi di DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta dengan penanaman nilai-nilai Solusi, Empati, Tegas, Inovasi dan Andal (SETIA) dalam Melayani Jakarta yang disampaikannya pada saat presentasi dan wawancara, akhir november lalu, di hadapan para Juri yang terdiri dari Azwar Abu Bakar, Helmi Yahya, Tasdik Kinanto, Maman Suherman, dan Nugroho Ananto.

“SETIA menjadi kunci utama DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima di Jakarta”ujar Edy.

Edy menambahkan untuk mencapai keberhasilan yang permanen, organisasi perlu membangun core values yang membentuk budaya organisasi. Nilai-nilai SETIA terbukti telah memotivasi setiap orang di DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, berfungsi memperjelas alasan DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta untuk bertindak dan melakukan sesuatu.

“Nilai SETIA ini juga menjadi ukuran untuk menentukan prioritas dalam pengambilan keputusan dan menjadi pedoman perilaku seluruh pegawai di DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, SETIA merupakan nilai inti untuk terus dihayati” ujar Edy.

Adapun nilai-nilai SETIA merupakan intisari dari asas penyelenggaraan pelayanan publik sesuai dengan Undang Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Undang-Undang tersebut dimaksudkan untuk memberikan kepastian hukum dalam hubungan antara masyarakat dan penyelenggara dalam pelayanan publik.

“Nilai SETIA kami rangkum dari Undang-Undang Pelayanan Publik agar lebih mudah dipahami untuk mencapai tujuan utama terwujudnya pelayanan publik yang prima di Jakarta,”tutur Edy.

Membangun kepercayaan masyarakat atas pelayanan publik yang dilakukan penyelenggara pelayanan publik merupakan kegiatan yang terus dilakukan oleh DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta melalui Government Branding, seiring dengan harapan dan tuntutan seluruh warga negara dan penduduk tentang peningkatan pelayanan publik. Penerapan nilai-nilai SETIA telah berhasil melahirkan berbagai inovasi layanan guna memberikan kemudahan kepada Warga Ibukota, diantaranya : terdapat 316 service point atau Unit Pelaksana (UP) PTSP dari tingkat Kelurahan, Kecamatan, Kota/Kabupaten Administrasi dan Mal Pelayanan Publik Provinsi DKI Jakarta, Antar Jemput Izin Bermotor (AJIB), Mobil AJIB, Tanya PTSP 1500- 164, Antrian Online, Tanda Tangan Elektronik, Jasa Arsitek Gratis untuk bangunan rumah tinggal dengan luasan dibawah 200 m , IMB 3.0, PTSP Goes To Mall, dan Pelayanan Terpadu Keliling Kepulauan Seribu.

Inovasi layanan terbaru yakni IMB Online yang dapat memproses dan menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) peruntukan Rumah Tinggal dan Non Rumah Tinggal (Gudang) hanya dalam waktu kurang dari 3 jam secara daring/online. DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta juga berhasil menerapkan nilai- nilai SETIA dalam penyelenggaraan perluasan fungsi PTSP dengan menyatukan pelayanan publik kewenangan pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, BUMD dan swasta lainnya dalam satu tempat yang disebut Mal Pelayanan Publik (MPP). Bahkan menjadi percontohan di Indonesia yang ditetapkan melalui Keputusan MenPANRB Nomor 135 Tahun 2017 tentang Penetapan Percontohan Mal Pelayanan Publik. Selama 14 bulan beroperasi, tercatat 121 instansi pemerintah dan swasta telah melakukan kunjungan kerja ke MPP Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan best practice. (nos)

Teks foto :

Kepala DPMPTSP DKI Jakarta, Edy Junaedi menjadi satu dari sepuluh Finalis peraih Anugerah ASN Tahun 2018 untuk kategori Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama Teladan.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising