Politik & Pemerintahan

PKB : KPU Jatim Sengaja Hadang Khofifah

10-06-2013

Surabaya, beritasurabaya.net - DPW PKB Jatim kecewa dengan keputusan KPU Jatim yang menetapkan dua partai non parlemen, Partai Kedaulatan (PK) dan Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI) tidak layak memberi dukungan dalam Pilgub Jatim. Keputusan itu dinilai sebagai upaya menghadang pencalonan Khofifah Indar Parawansa sebagai Calon Gubernur (Cagub) Jatim.

Wakil Ketua DPW PKB Jatim, Fuad Mahsuni kepada wartawan di kantor DPW PKB Jatim, Senin (10/6/2013) mengatakan sangat menyayangkan keluarnya keputusan KPU Jatim. Itu keputusan yang tak mendasar.

PKB pantas kecewa dengan KPU, karena partai berlambang bola dunia itu menjadi pengusung Khofifah. Selain itu, KPU sebelumnya sudah mengeluarkan surat pemberitahuan kedua parpol itu telah mendukung pasangan Khofifah-Herman S Sumawiredja.

Surat pemberitahuan itu merupakan hasil rapat pleno KPU Jatim. ''Jelas kami kecewa jika kemudian KPU tidak menjalankan keputusan yang dibuat dalam rapat pleno. Rapat pleno mengesahkan kedua parpol itu mendukung pasangan Khofifah-Herman. Kenapa itu tidak jadi pertimbangan,''ujarnya.

Atas dasar itu, PKB Jatim sebagai satu-satunya partai parlemen yang mengusung pasangan Khofifah-Herman mengambil sikap. Pertama, PKB menganggap tidak ada namanya dualisme dukungan terhadap pasangan Khofifah-Herman, sebagaimana opini yang selama ini sengaja dibbentuk untuk menggembosi pencalonan Khofifah-Herman.

Kedua, KPU Jatim tidak perlu takut untuk bersikap tegas, profesional dan netral dalam memutus keabsahan DPW PK dan PPNUI yang mengusung pasangan Khofifah-Herman. ''Jadi, menurut kami tidak ada dualisme. Tandatangan kedua pimpinan parpol asli semua,''tandasnya. (pc)

Teks foto :

Wakil Ketua DPW PKB Jatim, Fuad Mahsuni (kiri)

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising