Olah Raga

Tahun Ke-6, JR NBA Indonesia Hadir Kembali

21-03-2019

Jakarta, beritasurabaya.net - The National Basketball Association (NBA) umumkan program Jr. NBA. Ini program pengembangan generasi muda bertaraf global yang mempromosikan gaya hidup sehat dan aktif, yang kembali hadir di tanah air untuk tahun keenam secara berturut-turut.

Jr. NBA Indonesia Camp akan berlangsung pada 30 Maret di Cilandak Sport Center untuk anak-anak laki-laki dan anak-anak perempuan. Mantan pemain NBA Jason Richardson akan hadir untuk melatih para peserta dan membantu memilih lima anak-anak laki-laki dan lima anak-anak perempuan yang akan diberi gelar Jr. NBA Indonesia All-Stars 2019.

Pendaftaran online Jr. NBA Indonesia Camp telah dibuka di www.jrnba.asia/indonesia. Program Jr. NBA Indonesia berfokus pada peningkatan kesehatan dan gaya hidup aktif pada anak dengan mengintegrasikan olahraga basket dalam kurikulum pendidikan olahraga lokal.

Sejak diluncurkan pada tahun 2014, program Jr. NBA Indonesia telah menjangkau lebih dari 16,5 juta anak-anak laki-laki dan anak-anak perempuan di tanah air, dengan mengajarkan keterampilan dasar dan nilai-nilai utama Jr. NBA, yakni Sportsmanship (sportivitas), Teamwork (kerjasama tim), a positive Attitude (sikap positif), dan Respect (saling menghargai), atau yang disingkat menjadi (S.T.A.R.).

Selain itu, program Akademi Pelatih Jr. NBA (Jr. NBA Coaches Academy)-program pelatihan guru dan pelatih olahraga yang didukung oleh pemerintah daerah dengan tujuan untuk mengembangkan potensi lokal dalam bermain dan menikmati olahraga basket, telah melatih lebih dari 23.000 guru dari 18.000 sekolah di 50 kota di seluruh Indonesia, seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan, dan Yogyakarta.

NBA Asia Associate Vice President of Global Partnerships, Jim Wong, Kamis (21/3/2019), mengatakan, selama enam tahun, program Jr. NBA telah menyediakan pelatihan dasar mengenai olahraga basket bagi jutaan anak, orang tua dan guru di Indonesia. “Kami berkomitmen pada misi kami untuk mengembangkan infrastruktur dan mengajarkan olahraga basket pada lebih banyak anak-anak laki-laki dan anak-anak perempuan guna membantu perkembangan generasi Indonesia yang lebih sehat dan aktif,”tukasnya.

Sementara mantan pemain NBA, Jason Richardson, mengatakan, sangat antusias untuk dapat berpartisipasi dalam Jr. NBA. Ini sebuah program yang tidak hanya memberikan pengetahuan olahraga basket kelas dunia, tetapi juga dapat mengajarkan life skills yang berharga.

“Saya menantikan kunjungan ke Jakarta dan kesempatan berkontribusi pada pengembangan atlet muda Indonesia selanjutnya,” tutupnya.

Richardson, guard dengan tinggi 1,98 meter asal Saginaw, Michigan, terpilih di urutan kelima secara keseluruhan oleh Golden State Warriors pada ajang NBA Draft 2001. Juara dua kali NBA Slam Dunk Contest ini juga bermain untuk Charlotte Bobcats (sekarang Charlotte Hornets), Phoenix Suns, Orlando Magic dan Philadelphia 76ers, dengan rata-rata mencetak 17,1 points, 5 rebounds, 2,7 assists, dan 1,2 steals setiap pertandingan dalam 14 musim di NBA.

Selama musim 2018-19, NBA berencana menjangkau lebih dari 51 juta anak di 75 negara melalui permainan antar liga (league play), program kunjungan sekolah (in-school programming), pelatihan (clinics), tes keterampilan (skills challenges), dan program outreach lainnya. (nos)

Teks foto :

Mantan pemain NBA, Jason Richardson.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising