Pendidikan

Cintai Gamelan, Profesor ITS Kembangkan Gatoel

27-07-2017

Surabaya, beritasurabaya.net - Dosen Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memanfaatkan teknologi untuk menciptakan perangkat Gamelan Digital. Berkat penelitiannya ini, Prof Dr Ir Yoyon Kusnendar Suprapto MSc berhasil dikukuhkan sebagai Profesor bidang Sistem Komunikasi Pengolahan Sinyal Digital di Grha Sepuluh Nopember ITS, Rabu (26/7/2017) kemarin.

Pria yang akrab disapa Yoyon ini merasa bahwa minat masyarakat terhadap gamelan saat ini menurun, karena harga perangkat gamelan terbilang sangat mahal dan sulit untuk dibawa. “Harga gamelan asli sangat mahal, sekitar Rp25 juta sampai Rp500 juta, sehingga tidak semua sekolah mampu membeli gamelan untuk memberi pelajaran pada siswa-siswanya,”tutur profesor ke-117 di ITS ini.

Dari permasalahan tersebut, muncul ide bagaimana menjadikan gamelan mudah dibawa kemana pun dan murah bagi semua orang. Inilah latar belakang pria kelahiran Surakarta ini menciptakan aplikasi bernama Gamelan Toetoel (Gatoel). “Karena membunyikannya dengan cara ditutul (disentuh, red), makanya diberi nama Gatoel,”jelas ayah dua putri ini.

Dalam aplikasi ciptaanya ini, lanjut suami drh Priastoetie ini, terdapat banyak variasi alat gamelan yang dapat dipilih sesuai keinginan pengguna. Di antaranya, adalah sinom, demung, peking, bonang panerus, bonang barung, selentem, dan kempul.

Cara memainkannya juga sangat mudah, yakni hanya dengan menyentuh tangga nada alat musik yang ditampilkan pada layar touch screen dan kemudian akan terdengar sebuah nada dari gamelan tutul tersebut. “Pengguna juga dapat meredam suara yang dihasilkan layaknya bermain gamelan sungguhan,”ujar pria kelahiran 25 September 1954 yang dikenal tetap gigih dalam meraih predikat tertinggi sebagai akademis ini.

Sejauh ini, kakek satu cucu ini mengaku telah melakukan uji coba pembelajaran menggunakan Gatoel di beberapa sekolah di Surabaya, seperti SD Stella Maris, SD St Mikael, SD Santo Yosef, SDN Mojo dan SD Petra. Selain itu, ia juga mengajarkan kepada mahasiswa-mahasiswa di ITS, terutama yang ada di Departemen Teknik Elektro.

Kabar gembiranya, saat ini aplikasi tersebut juga dapat dinikmati oleh semua orang secara gratis. Sehingga setiap orang dapat lebih mudah dalam mempelajari gamelan. “Gatoel sudah kami pasang di Google Play, jadi sudah bisa diunduh secara gratis,”imbuh professor yang mengusung orasi ilmiah bertajuk Pengolahan Sinyal Digital: Perkembangan Terkini dan Peluang Indonesia dalam pengukuhan profesornya ini. (nos)

Teks foto :

Prof Dr Ir Yoyon Kusnendar Suprapto MSc.

Foto : Humas ITS.

Advertising
Advertising