Pendidikan

Tingkatkan Riset Maritim, DMU Gandeng ITS

04-06-2018

Surabaya, beritasurabaya.net - Sebagai center of excellence bidang teknologi kemaritiman di Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya banyak menarik perhatian berbagai perguruan tinggi asing untuk melakukan kerja sama. Salah satunya adalah perguruan tinggi terbesar bidang kemaritiman di China, Dalian Maritime University (DMU), yang sepakat menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan ITS, Senin (4/6/2018), di Gedung Rektorat ITS.

Prof Dr Ir Ketut Buda Artana ST MSc, Wakil Rektor IV ITS bidang Penelitian, Inovasi dan Kerja Sama mengatakan, akan ada beberapa program yang akan dijalankan antara ITS dengan DMU. Namun, dalam waktu dekat ini yang akan dilaksanakan terlebih dahulu adalah program pertukaran mahasiswa dan dosen antar kedua perguruan tinggi.

Selain program pertukaran tersebut, ITS dan DMU juga akan melakukan kerja sama dalam bidang riset teknologi, khususnya dalam bidang kemaritiman. “Kami sangat bangga dapat bekerja sama dengan DMU ini, tentunya tidak hanya dengan Fakultas Teknologi Kelautan saja, MoU ini juga sangat terbuka untuk bidang lain dalam pengembangannya,” jelas alumnus doktoral Kobe University, Jepang ini. Ia mencontohkan, bisa dalam bidang ICT (Information and Communication Technology), elektronika dan engineering.

Ketut juga menambahkan, saat ini pemerintah Indonesia sedang menjalin kerja sama erat dengan pemerintahan China, khususnya di bidang industri. Sementara yang sedang berjalan salah satunya di bidang kelautan yaitu proyek besar Jalur Sutra China, yang ingin menghubungkan negara tirai bambu tersebut dengan negara-negara di ASEAN melalui jalur laut.

“Itu kesepakatan dalam level pemerintah, tentunya kesepakatan itu juga harus didukung oleh perguruan tinggi. Di sini, ITS ingin mengambil peran untuk turut berperan dalam kerja sama tersebut untuk mensukseskannya,”ujar pria yang juga menjabat sebagai International Standing Committee for Japan Institute of Marine Engineering itu.

Sementara itu, Vice President Dalian Maritime University, Prof Liu Zhengjiang, yang melihat besarnya potensi masing-masing perguruan tinggi di bidang kemaritiman, berharap semua program akan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak yang besar bagi keduanya. “Kami memiliki enam belas ribu jurusan S1, delapan ribu S2 dan seribu S3, kami berharap ke depannya akan terbuka peluang untuk kerja sama yang lebih di antara DMU dan ITS,” tuturnya.

Menariknya, para rombongan dari DMU yang terdiri dari mahasiswa dan sejumlah dosen ini sengaja menaiki kapal latih mereka dari China menuju Indonesia. Dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, lantas mereka bertolak ke Surabaya dan berlabuh di Pelabuhan Tanjung Perak.

“Ini merupakan pengalaman yang luar biasa, kami dari China menaiki kapal latih kami demi mewujudkan DMU menjadi nomor satu World Class University. Kami bangga bisa bekerja sama dengan ITS,” ujar Prof Liu dalam bahasa Inggris. (nos)

Teks foto :

Prof Liu Zhengjiang menyerahkan cinderamata kepada Prof Ketut Buda Artana

Foto : Humas ITS.

Advertising
Advertising