Pendidikan

Para Start-Up di Surabaya Berkolaborasi

06-07-2018

Surabaya, beritasurabaya.net - Inkubator, komunitas dan start-up di Kota Surabaya, berkolaborasi melalui gathering yang dilaksanakan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Acara dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Surabaya, Agus Imam Sonhaji ST MMT, Jumat (6/7/2018).

Agus mengungkapkan, kegiatan gathering yang dimotori oleh ITS ini dapat menjadi media antar start-up untuk saling bersinergi. Hal itu menurutnya, karena sebagian besar start-up yang ada tidak terbiasa bekerja secara berkelompok.

Dengan adanya kegiatan ini, mereka dapat memadukan sumber daya yang ada dapat dilakukan pembinaan bersama dengan berkolaborasi. “Ini merupakan kegiatan baru yang patut diapresiasi, dan tentunya akan dilakukan secara berkala,” ujarnya.

Alumni Teknik Mesin ITS ini menambahkan, pemerintah akan berperan aktif dalam pengembangan start-up yang ada. Pemerintah akan menyediakan ruang untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait start-up binaan, karena menurutnya keberadaan start-up ini sebagai pengungkit perekonomian kota. “Kami yang akan menjadi penyelenggara untuk acara selanjutnya dan akan dibahas pemetaan yang telah dilakukan,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala UPT Inkubator Industri ITS Ary Bachtiar ST MT PhD menjelaskan, banyaknya inkubator dan Start-Up yang berjalan sendiri memunculkan satu bentuk terobosan untuk membentuk suatu wadah yang  dapat menampung potensi yang ada di Surabaya.

Hal ini bertujuan agar Surabaya dapat memenangkan pertarungan dagang di dunia global. Terlebih sebentar lagi barang-barangimpor akan mudah memasuki pasar nasional. Sehingga diharapkan start-up yang ada di Indonesia bisa bertahan dari serangan pasar global. “Kolaborasi ini tentunya bisa meningkatkan nilai jual dan ITS sebagai leader,” ungkap dosen Teknik Mesin ITS tersebut.

Sejalan dengan itu, pemilik start-up Kapal Kano LCGS, Taufikur Rahmadani merasa senang karena dapat menunjukkan keberadaannya (para start-up) di hadapan para inkubator dan Pemerintah Kota Surabaya. Ia berharap acara ini akan menjadi pintu untuk mengembangkan start-up yang ada di Surabaya.

“Tentunya melalui gathering ini kami akan terwadahi untuk berdiskusi dan kami selalu menunggu acara seperti ini,” pungkasnya. (nos)

Teks foto :

Para start-up di Surabaya berkolaborasi guna membangun industri bisnis start-up.

Foto : Humas ITS.

Advertising
Advertising