Pendidikan

Pameran Buku Raih Apresiasi Positif Masyarakat

05-10-2018

Surabaya, beritasurabaya.net - Pameran buku Big Bad Wolf yang merupakan rangkaian acara Ulang Tahun ke-73 Provinsi Jawa Timur, kembali hadir di Surabaya untuk ketiga kalinya. Pameran buku terbesar di dunia ini merupakan bentuk apresiasi bagi masyarakat Jawa Timur setelah mendapatkan respon yang sangat luar biasa pada penyelenggaraan sebelumnya.

Pameran buku Big Bad Wolf diadakan selama 12 hari berturut-turut dari 27 September 2018 - 8 Oktober 2018 di JX International Surabaya selama 280 jam nonstop, dengan penawaran diskon mulai dari 60 hingga 80 persen untuk semua buku impor. Big Bad Wolf beserta Pemprov Jawa Timur sepakat untuk terus hadir dalam meningkatkan minat baca untuk masyarakat di Jawa Timur.

Sebagai wujud nyata, pada tanggal 20 September yang lalu, Big Bad Wolf telah datang dan membagikan langsung 500 buah buku kepada Perpustakaan Kabupaten Malang yang telah berhasil mendapatkan penghargaan lomba Perpusdes tingkat Nasional. Misi untuk menggalakkan budaya membaca sejak dini serta menyediakan akses untuk memperoleh buku yang berkualitas bagi semua kalangan menjadi semangat Big Bad Wolf dalam mempelopori kegiatan ini.

Dalam bidang literasi, Indonesia masih terus berjuang untuk meningkatkan minat baca masyarakat yang terbilang cukup rendah, namun memiliki potensi peningkatan yang besar jika diberikan fasilitas yang memadai. Menurut hasil survei Din Perpus dan Arsip Provinsi Jawa Timur dengan Universitas Brawijaya dan Unair minat baca masyarakat Jawa Timur pada tahun 2010 adalah sebesar 42 persen, peningkatan terjadi di tahun 2016 sebesar 69,75 persen bertepatan dengan hadirnya pameran buku Big Bad Wolf, persentase terus meningkat di tahun 2017, yakni sebesar 72 persen. Hal ini merupakan peningkatan yang besar dan patut kita banggakan.

Menurut Presiden Direktur PT. Jaya Ritel, Uli Silalahi, Jumat (5/10/2018), budaya membaca sejak dini perlu disiapkan mengingat derasnya arus informasi di media serta persaingan dalam Masyakarat Ekonomi Asean (MEA). Kita perlu mempersiapkan generasi mendatang.

”Mereka harus siap dengan persaingan global. Untuk itu salah satu kuncinya harus banyak membaca. Budaya membaca harus digalakkan dan ditanamkan sejak dini, sehingga masyarakat bisa semakin pintar,”ujarnya.

Pameran buku Big Bad Wolf mencoba memperkenalkan berbagai macam buku bacaan Internasional seperti  buku dalam Bahasa Inggris dan juga Mandarin dengan harga yang sangat terjangkau. Tujuannya, agar generasi mendatang terbiasa dengan bahasa International sehingga siap dengan persaingan global.

Tahun ini Big Bad Wolf hadir dengan membawa 3 juta buku dimana 70 persen bukunya adalah buku anak-anak. Buku yang dihadirkan adalah buku impor dengan bacaan yang menarik sehingga diharapkan anak-anak akan tertarik dan mulai senang untuk membaca.

”Buku merupakan jendela dunia dan membaca adalah kuncinya, untuk memperoleh banyak ilmu maka harus rajin untuk membaca,”ujar Uli Silalahi.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Bank Mandiri kembali memberi dukungan penuh kepada pameran buku Big Bad Wolf ini sebagai bentuk perwujudan semangat membangun Indonesia. Bank Mandiri yakin, dengan mempermudah akses terhadap buku-buku berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau, Bank Mandiri bisa berkontribusi untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat Indonesia.

Senior Vice President Bank Mandiri Regional 8/Jawa 3, Susatyo Anto Budiyono, menyampaikan, pihaknya menjadikan Pameran buku Big Bad Wolf ini sebagai bagian dari rangkaian acara Ulang Tahun ke-20 Bank Mandiri. Walaupun harga buku-buku sudah sangat terjangkau, Bank Mandiri memberikan benefit tambahan kepada seluruh pengunjung berupa potongan harga hingga 50 persen dengan fiestapoin, bonus voucher hingga Rp 400 ribu untuk pemegang mandiri kartu debit dan kartu kredit, serta cicilan 0 persen hingga 6 bulan untuk pemegang mandiri kartu kredit.

“Kami ajak masyarakat Indonesia, khususnya warga Jawa Timur, untuk datang dan memanfaatkan acara bagus seperti ini, dengan harapan agar minat baca semakin meningkat, karena generasi yang gemar membaca akan mampu meningkatkan kecerdasan dan kesejahteraan bangsa”, tambah Susatyo.

Selain hendak memberikan buku-buku terbaik bagi warga Jawa Timur dan warga Jawa bagi umumnya, Big Bad Wolf juga ingin mengajak warga Indonesia yang berasal dari Indonesia bagian timur dan luar Surabaya untuk bisa mendapatkan buku-buku di Surabaya ini, oleh karena itu Big Bad Wolf tahun ini bekerjasama dengan Sriwijaya Air mengadakan program “FarAwayBBW” dimana pengunjung dari luar Surabaya diberikan kesempatan untuk mendapat hadiah dengan hanya menunjukkan bukti struk perjalanan seperti e-toll, tiket pesawat atau bukti perjalanan lainnya, serta bukti pembelian buku di Big Bad Wolf lalu unggah di akun sosmed pribadi (FB/IG/Twitter) dengan hashtag #FarAwayBBW lalu tag ke IG/Twitter @bbwbooks_id dan untuk FB tag ke BBWBOOKSINDONESIA.

Ia berharap agar seluruh warga Jawa Timur dapat mempergunakan kesempatan mendapatkan buku dengan harga terjangkau serta mengajak kawan-kawannya untuk juga berkunjung ke Big Bad Wolf Book Sale Surabaya 2018 agar tercapainya misi peningkatan minat baca. (nos)

Teks foto :

Peninjauan stan buku Presiden Direktur PT. Jaya Ritel, Uli Silalahi, bersama Senior Vice President Bank Mandiri Regional 8/Jawa 3, Susatyo Anto Budiyono, saat pembukaan pameran pada 26 September 2018 lalu.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising