Pendidikan

Pandemi, TopKarir Bantu Berdayakan Masyarakat

30-05-2020

Jakarta, beritasurabaya.net - Pandemi Covid-19 tidak hanya menimbulkan dampak untuk Kesehatan tetapi juga ekonomi, yang berimbas pada ketenagakerjaan Indonesia. Di masa pandemi Covid-19 sebanyak 1,2 juta karyawan terpaksa harus dirumahkan, karena banyak perusahaan yang harus melakukan langkah efisiensi pengeluaran perusahaan.

Menurut Ekonom dari Institute for Development, Economic and Finance (INDEF), Andry Satrio Nugroho, jika tidak segera diatasi gelombang PHK akan terus berlanjut hinga Juni 2020. Untuk meredamnya tentu saja Pemerintah harus menghadirkan solusi, bergotong-royong dengan pihak swasta dan juga para stakeholder lainnya untuk menangani fenomena ini.

Memperingati hari jadinya yang ke-5 tahun, TopKarir merupakan Portal Pengembangan Karir untuk Anak Muda Indonesia, menyediakan informasi menyeluruh seputar lowongan kerja, pelatihan dan sertifikasi, beasiswa, tes minat dan bakat, dan konsultasi karir. Berawal dari idealisme yang dimiliki oleh para founders untuk mengembangkan potensi anak muda Indonesia yang dirasa masih belum optimal untuk dapat bersaing di era globalisasi,

TopKarir dibentuk sebagai wujud cinta tanah air oleh Andy F. Noya, Billy Boen, Ariadi Anaya, Diana Tanu, dan Bayu Janitra Wirjoatmodjo (CEO). Diusianya yang ke-5, TopKarir menjadi startup karya anak bangsa yang terus berupaya berkembang walaupun badai pandemi Covid-19 masih terjadi.

Hal ini tidak terlepas dari visi TopKarir yang selalu ingin membantu masyarakat. Salah satu wujudnya adalah dengan menghadirkan fitur terbaru untuk pelatihan dan pembelajaran daring, TopKarir Learning (TopEdu), dengan menggandeng lebih dari 200 pusat pelatihan sebagai mitra.

Fitur terbaru ini memusatkan pelatihan bagi pencari kerja dan pelaku UMKM untuk dapat tetap bersaing di tengah pandemi. Disamping itu untuk dapat membantu masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat dampak pandemi ini, TopKarir telah menghadirkan fitur baru, TopKarir Freelancer, yang menyediakan informasi lowongan kerja lepas untuk merespon semakin berkembangnya beberapa kebutuhan bisnis baru yang tumbuh di era “New Normal”, misalnya sebagai dropshipper dan reseller.

Dalam perjalanan lima tahun, TopKarir tidak dapat berjalan sendiri, sehingga memerlukan berbagai kolaborasi dengan Lembaga pemerintahan seperti Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pendidikan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemerintah Daerah, Asosiasi dan Organisasi Kemasyarakatan seperti APINDO dan NU Circle, serta Komunitas Anak Muda seperti Young On Top (YOT) sehingga dapat menghasilkan lebih dari 6 Juta pencari kerja dan 53 ribu perusahaan di tahun 2020.

Andy F. Noya selaku Presiden Komisaris PT Top Karir Indonesia mengutarakan harapannya untuk TopKarir di usia ke-5 ini. “Harapan saya, TopKarir di usia ke-5 ini bisa terus memberikan kontribusi yang signifikan bagi dunia kerja dan Bangsa Indonesia”. (nos)

Advertising
Advertising