Pendidikan

ITS Rebut Dua Piala Kejuaraan Nasional Gokart

11-09-2020

Surabaya, beritasurabaya.net - Kabar membanggakan dating dari mahasiswa Departemen Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang tergabung dalam Mesin ITS Karting Club (MKC), yang berhasil meraih juara pada Kejuaraan Nasional Gokart Eshark Rok Cup 2020 Round 3 dan 4. Melalui ajang bergengsi ini, MKC sebagai perwakilan dari Jawa Timur menggaet dua prestasi sekaligus di dua kategori dalam ajang yang dilaksanakan di Sentul International Karting Circuit, Bogor.

Kejuaraan Nasional Gokart yang dilaksanakan selama dua hari pada Sabtu dan Minggu, (5-6 September) lalu, merupakan ajang balap yang diselenggarakan oleh Fast Track Speedzone. Pada kompetisi ini terdapat beberapa kategori berdasarkan usia dan jenis mesin, mulai dari kelas cadet hingga senior.

“Kategori yang kami ikuti adalah kelas Shifter University dan Shifter 150 karena masih dalam satu regulasi dan spesifikasinya sama, namun untuk perhitungan poin podium berbeda,” jelas Aprilia AyuWandari, Divisi Non Teknis MKC.

Membutuhkan waktu sekitar dua minggu bagi MKC untuk melakukan persiapan lomba. Meskipun hanya dengan waktu yang singkat, mereka sukses membawa pulang dua piala sekaligus. Dikemudikan oleh Ishlah Muhammad Rahman, tim ITS ini berhasil meraih peringkat 5 kelas Shifter 150 dan peringkat 2 kelas Shifter University pada Round 3. Sedangkan untuk Round 4, berada pada peringkat 5 kelas Shifter 150 dan peringkat 3 kelas Shifter University.

Menurut Aprilia, ada beberapa persiapan yang dilakukan agar mendapathasil yang maksimal. “Kami evaluasi terlebih dahulu round sebelumnya, kemudian melakukan perubahan serta pengembangan pada bagian yang dirasa kurang maksimal, terutama pada bagian mesin,” ungkapnya.

Aprilia menambahkan bahwa pada balap kali ini mereka menggunakan kerangka Kosmic Mercury MY15, dengan mesin Ninja R 150 KIS yang telahdilakukan porting pada beberapa bagian untuk meningkatkan performa mesin dan menyesuaikan dengan karakter pembalap.

Tak hanya go kart, pembalap juga harus melakukan beberapa persiapan sebelum terjun kelintasan. Aprilia mengatakan, sebagai pengemudi tak hanya fisik yang disiapkan, tetapi persiapan mental juga harus dilakukan. “Yang paling penting adalah menjaga pola makan dan mengonsumsi multivitamin untuk menjaga stamina tubuh agar tetap bugar selama dua hari saat balap berlangsung,” tandasnya.

Lomba ini terdiri dari lima sesi, yakni sesi warm up, Qualifying Time Trial, heat, re-final dan terakhir adalah final. Aprilia menyampaikan jika mereka sempat mengalami beberapa kendala saat menjelang final. “Pada Round 3 baut pengunci rem kami patah, akan tetapi kami berusaha semaksimal mungkin agar gokart tidak kehilangan fungsi rem dengan cara mengebor dan membuat ulir baru yang cocok dengan baut,” papar Aprilia.

Lebih lanjut, Aprilia mengatakan bahwa pada saat Round 4 mendekati final, mereka kembali mendapat kendala. Performa mesin tiba-tiba turun drastis di sesi pre-final jika ditinjau berdasarkan segi laptime rata-rata yang dicapai.

“Terpaksa kami melakukan turun mesin untuk melakukan pengecekan menyeluruh, mulai dari pemasukan bahanbakar, pengapian, dan lainnya,” jelasnya.

Setelah belajar dari pengalaman yang ada, kedepannya mereka berharap dapat lebih baik lagi, baik dari segi teknis maupun non teknis. “Kami akan selalu berusaha untuk menghasilkan pembalap-pembalap yang siap bersaing, serta semakin berprestasi untuk membawa nama ITS menjadi juara nasional karting,” harap Aprilia.(meg/nos)

Teks foto :

Tim Mesin ITS Karting Club setelah menggaet dua piala pada Kejuaraan Nasional Gokart Eshark Rok Cup 2020.

Foto : Humas ITS.

Advertising
Advertising