Pendidikan

Tim KKN ITS Inisiasi Kembangkan Branding Benteng

12-10-2020

Surabaya, beritasurabaya.net - Dikenal sebagai kota pahlawan, bukan rahasia lagi bahwa Kota Surabaya memiliki sejarah kuat mengenai perjuangan besar masyarakat dalam melawan bangsa asing demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Peristiwa pertempuran 10 November 1945 yang menggugurkan sekitar 6000 rakyat Indonesia itulah yang melatarbelakangi momentum perayaan 10 November yang kita peringati setiap tahunnya.

Bangunan peninggalan bersejarah yang menjadi saksi perjuangan rakyat Indonesia pada peristiwa 10 November, satu diantaranya, berlokasi di Kecamatan Bulak, Surabaya, Bangunan tersebut terkenal dengan nama Benteng Kedung Cowek. Benteng ini digunakan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dan pasukan Sriwijaya untuk menyerang tentara Sekutu, Netherlands Indies Civil Administration (NICA).

Benteng ini dirancang pada tahun 1899 dan mulai dibangun tahun 1910 oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Menurut staf Peralatan Daerah Militer (Paldam) V Brawijaya Benteng, Eddy pada Tim KKN ITS saat mengunjungi Benteng Kedung Cowek, 9 Oktober 2020 lalu, fungsi utama Benteng Kedung Cowek sekarang adalah sebagai tempat penyimpanan amunisi dari pengembalian sisa operasi. Benteng ini memiliki 16 bangunan, dimana 6 diantaranya berfungsi sebagai gudang penyimpanan amunisi.

Saat ini, Benteng Kedung Cowek yang berada dalam wilayah teritorial TNI merupakan salah satu bangunan cagar budaya yang dimiliki oleh Kodam (Komando Daerah Militer) V Brawijaya dan dikelola oleh Paldam V Brawijaya.

Tim KKN ITS melihat sebuah fakta bahwa Benteng Kedung Cowek ini berpotensi menjadi kawasan wisata sejarah yang diminati. Seperti yang diungkapkan Dosen Koordinator KKN Benteng Kedung Cowek, Berto Mulia Wibawa.

”Selain karena sejarahnya, tempat ini juga bagus untuk dijadikan sebagai spot foto serta pemandangan pantai Kenjeran yang terbentang sangat indah dan Jembatan Suramadu juga dapat terlihat dari benteng ini,”ujarnya.

Melihat potensi tersebut, TIM KKN ITS berinisiasi untuk mengembangkan aspek branding dan digital marketing untuk Benteng Kedung Cowek. Tujuannya, agar benteng bersejarah ini dapat lebih dikenal masyarakat.

Ide-ide yang diusulkan seperti pembuatan papan nama benteng beserta sejarahnya, gapura selamat datang, dan papan penunjuk lokasi Benteng Kedung Cowek. Juga tak ketinggalan usulan pembuatan website, social media, dan konten pemasaran digital lainnya.

Pihak KodamV Brawijaya dan Paldam V Brawijaya menyambut baik masukan dan ide yang diusulkan Tim KKN ITS sebagai program jangka panjang. Mereka ikut serta dalam membantu mengakomodir kegiatan KKN Benteng Kedung Cowek ini.

Ide pengembangan aspek branding dan digital marketing ini masih berupa gagasan yang disampaikan kepada pengelola Benteng Kedung Cowek. Namun besar harapanny, Benteng Kedung Cowek dapat menjadi tujuan wisata sejarah yang terkenal di Surabaya seperti Tugu Pahlawan, Gedung Siola (Museum Surabaya), Kawasan Jembatan Merah, dan lainnya. (nos)

Teks foto :

Tim KKN ITS Benteng Kedung Cowek usai melakukan observasi lapangan.

Foto: Tim KKN ITS.

Advertising
Advertising