Pendidikan

Abmas ITS Rancang Alat Bantu Gagang Pintu Anti Covid-19

26-01-2021

Surabaya, beritasurabaya.net - Selama masa pandemi Covid-19, kita disarankan untuk tidak memegang langsung benda-benda di tempat umum. Satu diantaranya adalah gagang pintu.

Menanggapi anjuran tersebut, Lab Sains danTeknologi Interior, Departemen Desain Interior Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil merancang alat bantu untuk gagang pintu yang diberi nama Handle.it. Inovasi yang dikerjakan ini ditujukan sebagai bentuk pengabdian masyarakat (Abmas) dalam meminimalisasi penularan virus.

Ketua Abmas Lab Sains dan Teknologi Interior ITS, Okta Putra Setio Ardianto ST MT, Selasa (26/1/2021), mengungkapkan, pembuatan Handle.it merupakan satu upaya mencegah penyebaran virus melalui droplet dari penderita Covid-19 yang lazim terjadi. Droplet ini merupakan cairan yang dikeluarkan seseorang dari hidung atau mulut saat bersin, batuk, bahkan berbicara.

Cairan ini dapat menempel pada benda-benda di tempat umum seperti gagang pintu. Menurut keterangan Okta, desain alat bantu gagang pintu ini dikembangkan sedemikian rupa sampai dapat digunakan dengan prinsip contactless.

Dengan begitu, pintu dapat dibuka dan ditutup dengan lengan atau pun siku tanpa harus dipegang langsung menggunakan tangan. “Sebenarnya alat bantu gagang pintu seperti ini sudah ada di beberapa negara lain, namun kami mengembangkan desainnya agar bisa sesuai dengan kondisi tempat terpasangnya alat,” terangnya.

Tidak hanya itu, pembuatan alat bantu gagang pintu ini juga menggunakan prinsip design thinking dengan mengembangkan desain baru dari ide hingga pengujian purwarupa menggunakan printer 3D. Bahan dari alat ini adalah material yang popular dipakai untuk 3D printing,yakni asam polylactic (PLA+) berwarna solid orange dipadu dengan glow in the dark green. “Alat yang kami buat ini terdiri dari tiga bagian, yakni main handle, marker, dan secure lock,” jelas dosen Departemen Desain Interior ini.

Dalam pembuatan aksesoris gagang pintu anti Covid-19 ini, dibutuhkan beberapa tahapan. Tahapan pertama adalah pemodelan menggunakan perangkat lunak sketchup, setelah itu masuk ke proses slicing atau mengubah objek menjadi banyak bagian menggunakan ultimakercura. Kemudian, tahap selanjutnya adalah proses mencetak purwarupa dan diakhiri dengan proses instalasi hasil purwarupa pada gagang pintu.

Okta juga mengucapkan terimakasihnya kepada rekan-rekan dosen serta mahasiswa yang tergabung dalam Lab Sains danTeknologi Interior ITS atas keberhasilan dibuatnya alat ini. Dibutuhkan waktu selama tiga minggu untuk proses pengembangan dan dua bulan produksi hingga alat bisa diaplikasikan langsung.

“Saat ini, Handle.it telah kami pasang pada area lorong, akses ruang, maupun toilet bangunan di tempat Abmas dilakukan, yakni gedung Departemen Desain Interior ITS,” ujarnya.

Lebih lanjut, Okta menuturkan bahwa ke depannya Handle.it dapat diproduksi lebih besar dan diaplikasikan lebih luas dengan metode produksi yang lebih serius jika masyarakat membutuhkannya. Utamanya untuk fasilitas publik, sehingga masyarakat mudah beradaptasi dengan kebiasaan baru di masa pandemi.

“Kami berharap Handle.it dapat efektif mengurangi penyebaran virus penyebab Covid-19, khususnya di lingkungan kampus Desain Interior ITS,” pungkasnya. (meg/nos)

Teks foto :

Okta Putra Setio Ardianto ST MT (kanan) bersama mahasiswa Departemen Desain Interior ITS menunjukkan alat bantu ganggang pintu anti Covid-19 rancangannya.

Foto : Humas ITS.

Advertising
Advertising
Pemadam Kebakaran
Surabaya Pusat
031-3533843-44
Surabaya Utara
031-3712208
Surabaya Timur
031-8411113
Surabaya Barat
031-7490486
Surabaya Selatan
031-7523687
Rumah Sakit & Klinik
RSUD Dr. Sutomo
031-5020079
RS Darmo
031-5676253
RS ST Vincentius A Paulo
031-5677562
RS William Booth
031-5678917
RS Adi Husada
031-5321256
Kepolisian
Polda Jatim
(031) 8280748
Polrestabes
(031) 3523927