Ekonomi & Bisnis

AFFA Wujudkan Konektivitas Tanpa Batas Logistik

04-12-2017

Denpasar, beritasurabaya.net - Dunia sedang mengincar Bali sekarang, tidak hanya tentang letusan gunung berapi yang sedang berlangsung. Ada sebuah peristiwa penting terus seperti ASEAN Federation baru-baru ini Forwarder Asosiasi (AFFA) Rapat Umum 27 Tahunan dalam hubungannya dengan Pimpinan Majelis Nasional Rapat Indonesia Logistik dan Forwarder Association (ILFA/ALFI), 24-25 November lalu, di Trans Resort Bali.

Dihadiri oleh ratusan negara-negara Asia Tenggara logistik anggota Asosiasi dan delegasi, acara telah menunjukkan AFFA percaya diri dan niat untuk memainkan peran kunci dalam konektivitas logistik ASEAN. ASEAN telah berubah menjadi ekonomi terbuka dan terpadu (perdagangan intra adalah 24 persen dari total perdagangan ASEAN.

ASEAN telah mencapai nol tarif pada 96 persen dari tarif pos), dan dalam keadaan ini logistik lintas batas dan penyederhanaan peraturan di setiap negara ASEAN akan menjadi bagian penting untuk mendukung integrasi.

E-commerce memiliki mengganggu perekonomian, serta industri logistik pemenuhan mana anggota AFFA adalah salah satu aktor industri, karena itu harus bersiap untuk kesiapannya inovasi dan konektivitas. anggota asosiasi AFFA telah mengadopsi dan sepakat untuk bersama-sama membangun dan mengembangkan platform e-konektivitas antara asosiasi di ASEAN.

Ketua AFFA, Yukki Nugrahawan Hanafi, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemain ASEAN dalam rangka mewujudkan positioning AFFA sebagai pihak penting dalam membuat konektivitas logistik di wilayah tersebut. Selain itu, ia menambahkan pentingnya juga menjaga industri pengembangan sumber daya manusia.

”Karena itu AFFA telah berkomitmen mengembangkan pelatihan standar regional dan program pendidikan sebagai patokan industri logistik ASEAN standar,”ujarnya.

Acara ini diresmikan oleh Menteri Indonesia Transportasi, Budi Karya Sumadi. Selama acara, AFFA melakukan diskusi panel “Logistik Konektivitas ASEAN dan di luar” dengan mengundang putaran panel dari ahli industri seperti Advisor Sr Komite E-commerce, Hadi Kuncoro, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia; Presiden FMFF-Malaysia Alvin Chua, dan Direktur Pengembangan Bisnis Singapura, Simon Lai. (nos)

Advertising
Advertising