Ekonomi & Bisnis

Cordova Edupark, Portofolio Wakaf Saham Dibangun

16-05-2018

Semarang, beritasurabaya.net - Sebagai holding company yang mengelola aset wakaf produktif, Global Wakaf Corporation (GWC) memfokuskan pada pengelolaan wakaf tunai dan saham. Aset wakaf saham umumnya dioptimalkan dalam bidang properti.

Salah satu portofolio dari hasil pengelolaan wakaf saham ini adalah Cordova Edupark Apartment di Semarang. Cordova Edupark Apartment juga merupakan proyek yang dijalankan oleh PT Cipta Pilar Persada.

Pembangunan Cordova Edupark Apartment mulai dilaksanakan awal Mei ini, tepatnya Sabtu (12/5/2018) lalu. Kegiatan tersebut ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama oleh Presiden GWC Imam T. Saptono dan Presiden Direktur PT Cipta Pilar Persada J.E. Robbyantono, yang telah berikrar wakaf saham kepada GWC pada 2017.

Mengenai proses ikrar wakaf sendiri, PT Cipta Pilar Persada sebelumnya telah mewakafkan 40 persen sahamnya di GWC. Adapun aset wakaf tersebut berupa lembar saham, yang mana inti asetnya dijaga oleh GWC selaku nazir.

Ketika perusahaan tersebut memperoleh profit, maka GWC berhak atas deviden. Hal ini termasuk profit dari proyek yang tengah dijalankan oleh PT Cipta Pilar Persada, yakni Cordova Edupark Apartment.

Robbyantono mengatakan, perusahaan yang ia kelola merencanakan pembagian deviden setiap tahunnya. Setelah ada pembagian deviden, masing-masing pemegang saham akan menerima deviden, termasuk GWC yang saat ini sudah mengelola 40 persen saham yang telah diwakafkan.

“Kalau sekarang, proporsional dengan sekian lembar saham yang pernah kita wakafkan waktu itu, tentu devidennya akan diberikan ke GWC dan Global Wakaf Foundation untuk disalurkan ke maukuf alaih. Mereka adalah penerima manfaat dari program-program kemanusiaan ACT,” ungkap Robbyantono.

Cordova Edupark Apartment dinilai sebagai proyek apartemen dengan peluang profit yang menjanjikan. Hal ini mengingat apartemen tersebut dibangun di tanah seluas 4.697 m2 yang berada di kawasan strategis dan elit Semarang, tepat di depan gerbang Tol Tembalang.

“Proyek ini direncanakan akan menelan investasi hingga Rp 250 miliar. Hingga awal Mei, penjualan unit apartemen ini sendiri sudah mencapai 30 persen. Setelah peletakan batu pertama dan proses pembangunan dilanjutkan, diharapkan pasar akan memberikan apresiasi untuk segera berinvestasi apartemen, khususnya Cordova Edupark,” jelas Robbyantono.

Cordova Edupark didapuk sebagai apartemen edukatif dan religius pertama di Semarang, bahkan di Indonesia. Apartemen ini menyasar kaum millenial di ibu kota Jawa Tengah. Mereka khususnya kalangan mahasiswa yang membutuhkan hunian dekat dengan kampus dan memiliki fasilitas yang memenuhi gaya hidup masa kini.

Lingkungan Cordova Edupark mendukung iklim dunia keilmuan, ketentraman, kenyamanan, dan keamanan. Hal tersebut diwujudkan dengan tersedianya fasilitas amphitheater, perpustakaan, ruang dan taman baca, wall climbing, skate park, dan fasilitas lainnya.  Tempat ibadah juga dihadirkan sebagai epicentrum kegiatan yang akan melahirkan penghuni yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan emosional dan spiritual.

“Insya Allah, hunian ini nyaman, aman, dan sangat mendukung kebutuhan penghuninya, yang mana kami menyasar para mahasiswa. Saat ini banyak orang tua yang mungkin khawatir atas lingkungan kost anaknya yang merantau di Semarang. Cordova Edupark menjadi solusi untuk hal tersebut,” ungkap Robbyantono.

Proses pembangunan Cordova Edupark ditargetkan rampung dalam kurun waktu dua tahun. Presiden GWC Imam T. Saptono optimis apartemen yang bersifat edukatif dan religius ini akan meraih profit atas penjualan tak lama setelah pembangunannya rampung. Dengan demikian, deviden dari saham proyek ini yang diwakafkan bisa dikelola dan disalurkan kepada maukuf alaih.

Imam berharap, Cordova Edupark sebagai portofolio wakaf saham bisa menjadi bukti bahwa korporasi wakaf sifatnya visible untuk dilakukan secara finansial. “Yang kedua, kami juga berharap portofolio wakaf saham ini bisa mendorong pengusaha lainnya untuk mulai mewakafkan usahanya,”imbuh Imam.

Selain Cordova Edupark, GWC juga mengelola sejumlah portofolio wakaf saham seperti Hydro Retailindo dan Global Wakaf Tower yang rencananya akan mulai dibangun pada Agustus mendatang. (nos)

Advertising
Advertising