Ekonomi & Bisnis

Prajawangsa City Solusi Punya Apartemen

25-05-2018

Jakarta, beritasurabaya.net - Generasi millennials di Indonesia yang lahir pada tahun 1980-2000-an kini sudah masuk ke dalam angkatan kerja. Diprediksi menjadi kelompok terbesar pembeli properti di Indonesia hingga 10 tahun ke depan.

Sayangnya, saat ini masih banyak milenial yang merasa penghasilannya belum mencukupi untuk membeli properti, ingin hidup praktis, aktivitas leisure yang berlebihan karena ikut tren atau supaya bisa terlihat eksis di media sosial dan terlalu fokus ke gaya hidup konsumtif, gadget freak dan brand minded.

Menurut Property Investment Advisor Synthesis Development, Asnedi, Jumat (25/5/2018), sebenarnya millennials bukan tidak mampu membeli properti, tetapi belum mau membelinya. Padahal millennials diperkirakan bakal menggerakkan ekonomi dalam negeri dan mendorong perkembangan tren industri sektor properti baik masa sekarang, dan pada periode mendatang.

“Kondisi lain yang dialami millennials atau keluarga muda saat ini adalah tinggal di hunian dengan sistem sewa. Mereka ada keinginan untuk membeli hunian, tetapi mentok dan merasa berat jika harus membayar sewaan dan cicilan kredit pemilikan hunian,” papar Asnedi.

Kondisi tersebut memberi gambaran, bahwa kalangan millennials dan profesional dihadapkan dengan masa depan yang abu-abu dalam hal pemenuhan kebutuhan hunian. Generasi bebas atau millennials terdiri dari 3 tipe, ada yang masih tahap menempuh pendidikan (student millennials), pekerja (working millennials) dan berkeluarga (family millennials).

”Generasi millennials mendapat kesempatan eksplorasi kreatifitas dalam belajar, bekerja dan berbisnis dengan beragam akses yang ada, juga dalam memilih tempat tinggal. Pola hidup millennials sangat dinamis, dan logik,”kata Asnedi.

Saat ini generasi bebas yang dikenal kreatif dan inovatif, khususnya working millennials dan family millennials tidak perlu bingung harus membayar sewaan dan cicilan hunian. Prajawangsa City apartemen dengan konsep superblok karya Synthesis Development memberikan solusi bagi Anda bisa memiliki hunian di Jakarta, tanpa dilema harus membayar sewaan dan cicilan setiap bulan.

Asnedi menambahkan dengan program inovatif #AsyiknyaDibayarin Sewa Apartemen dari Prajawangsa City, pihaknya ingin mengajak publik dan khususnya generasi millennials agar lebih cerdas, terhindar dari pengeluaran biaya sewa yang menguap sia-sia, dan uang yang dikeluarkan beralih untuk investasi properti.

“Sejak menetap di Jakarta, saya tinggal di apartemen. Awalnya saya sewa apartemen dengan nilai kisaran Rp5 juta perbulan. Hingga akhirnya mendapat pencerahan dari ibu saya, bahwa saya harus bisa atur income agar memiliki apartemen sendiri. Setelah mencari informasi, pada tahun 2012 saya membeli Bassura City dari Synthesis Development dan sudah 2 tahun ini saya huni,”cerita Ayu Gani, Model Indonesia yang dikenal sejak menjadi Pemenang Asias Next Top Model siklus ketiga yang juga hadir dalam pengenalan program inovatif #AsyiknyaDibayarin Sewa Apartemen dari Prajawangsa City.

Ia mengatakan selama tinggal di apartemen, mendapatkan rasa nyaman, fasilitasnya lengkap dan beberapa kali menggunakan fasilitas olahraga. Hal lain, tinggal sendiri di apartemen, pastinya lebih aman, baik ketika sedang apartemen ataupun ketika saya harus pergi beberapa waktu karena pekerjaan ke luar kota atau ke luar negeri.

Gani menjelaskan bahwa kesadaran dan kemauan untuk memiliki hunian sendiri seharusnya dimiliki oleh generasi muda yang memiliki penghasilan, jangan pernah menunda membeli properti karena takut tidak bisa membayar. Saat ini banyak program dari developer yang mengakomodir kemampuan millennials untuk memiliki properti, salah satunya program #AsyiknyaDibayarin Sewa Apartemen dari Prajawangsa City.

“Dengan memiliki Prajawangsa City, kita bisa dibayarin sewa hunian dengan tinggal di Bassura City,”pungkas Gani. (nos)

Advertising
Advertising