Ekonomi & Bisnis

Omset ISEF 2018 Ditarget Bisa Tembus Rp7 Triliun

11-12-2018

Surabaya, beritasurabaya.net - Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2018 yang digelar mulai hari ini hingga 15 Desember 2018 bakal meraih omset di kisaran Rp7 triliun. Pada hari pertama ISEF 2018, nilai transaksi dari business matching telah berhasil menggalang Rp 5,1 triliun. Hal ini ditegaskan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, pada press conference ISEF 2018, Selasa (11/12/2018).

Menurut Perry, potensi omset yang bisa diperoleh dari pelaksanaan business matching selama 4 hari kedepan relatif sangat besar. “Ketika digelar Festival Ekonomi Syariah (FESYAR) di Balikpapan berhasil menggalang business matching senilai total Rp 1,7 triliun,”ujarnya.

Besaran omset tersebut baru diperoleh dari nilai transaksi di business macthing saja. Sementara di ISEF 2018 yang berlangsung hingga tanggal 15 Desember 2018, menyediakan 115 booth yang menawarkan beragam produk halal dan perbankan syariah, 19 talkshow dan workshop, 10 agenda soft launching dan 8 forum nasional dan internasional.

Selain omset yang diraih di ISEF 2018, Perry mengatakan, tercatat ada 134 Pondok Pesantren di seluruh Indonesia yang sudah memiliki unit usaha syariah dengan size omset yang berbeda-beda.

Perry mencontohkan ada beberapa Pondok Pesantren (Ponpes) yang memiliki lebih dari 30 unit usaha seperti Ponpes Nurul Iman dengan 30 sampai 50 unit usaha yang mampu membiayai 15 ribu santri. Ponpes Itikaf dengan unit usaha agrifarming sudah mampu memasok 40 persen sayuran di beberapa supermarket yang ada di Jakarta.

”Ponpes yang sudah memiliki unit usaha tersebut diharapkan mampu menjadi pembina bagi Ponpes yang akan membuka unit usaha maupun yang sedang mengembangkan unit usahanya. Ditargetkan pada 2019 mendatang, jumlah Ponpes yang memiliki unit usaha bertambah jadi 250 Ponpes,”tukasnya.

ISEF 2018, papar Perry, merupakan bentuk komitmen Bank Indonesia mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, bekerjasama dengan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS). ISEF merupakan event tahunan Bank Indonesia untuk memperkuat dan mempromosikan sistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia dengan 3 pilar utama yakni memperkuat pondasi sektor usaha syariah pada pertumbuhan yang berkesinambungan melalui penguatan halal value chain, meningkatkan alternatif pembiayaan dan kestabilan pasar keuangan syariah, komersial maupun sosial melalui ZISWAF (Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf) serta mengoptimalkan kualitas pengembangan ekonomi syariah berbasis kajian dan riset. (nos)

Teks foto :

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.

Foto : Titin.

Advertising
Advertising