Ekonomi & Bisnis

Jajan di Khatulistiwa Jazz Festival Pakai Go-Pay

10-02-2019

Pontianak, beritasurabaya.net - GOJEK, sebagai perusahaan penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi terdepan di Indonesia, terus berinovasi dan berkontribusi terhadap ekonomi kreatif tanah air, dari mulai industri kuliner, UMKM, hingga industri hiburan. Kali ini, Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata bersama GOJEK akan menggelar Khatulistiwa Jazz Festival 2019 yang digelar bersamaan dengan Pontianak Food Festival 2019, 8 - 13 Februari di halaman parkir Ayani Mega Mall Pontianak.

Head of Regional Corporate Affairs for East Indonesia GOJEK, Mulawarman, mengungkapkan, Minggu (10/2/2019), senang dapat berkolaborasi bersama Pemerintah Kota Pontianak dalam Khatulistiwa Jazz Festival 2019. Khatulistiwa Jazz Festival 2019 ini menjawab aspirasi dari berbagai penikmat musik di tanah air akan adanya festival musik Jazz di Kalimantan Barat.

GOJEK melihat kegiatan ini merupakan hal yang sangat positif dan mendorong kreativitas masyarakat, tidak hanya pada industri musiknya saja tetapi ekonomi kreatif. Khatulistiwa Jazz Festival 2019 ini merupakan Festival Jazz pertama yang diadakan di Pontianak, Kalimantan Barat.

Dengan menghadirkan musisi Jazz ternama Indro Hardjodikoro yang terkenal sejak bergabung bersama grup musik Halmahera pada acara Gita Remaja TVRI di era 90an. Indro selain mencintai musik jazz juga sangat peduli akan perkembangan musik ini di tanah air, hal ini sejalan dengan apa yang dilakukan GOJEK.

“Kami senantiasa mendukung industri musik dan musisi tanah air untuk melahirkan karya-karya musik yang berkualitas untuk dikonsumsi seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” tambah Mula.

Selain berkontribusi di Khatulistiwa Jazz Festival, GOJEK juga mendukung Pontianak Food Festival yang diadakan bersamaan. “Sebanyak 120 UMKM lokal yang berpartisipasi dalam Pontianak Food Festival ini kami fasilitasi dengan pembayaran nontunai GO-PAY dengan cashback 30 persen bagi pengguna aplikasi GOJEK. Kami membantu pemerintah dalam percepatan cashless society demi terwujudnya Kota Pontianak sebagai smart city.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan, Pontianak mengandalkan kuliner dan ekonomi kreatif sebagai potensi dalam mendatangkan wisatawan, mengingat demografi Pontianak yang tidak memiliki banyak wisata alam. Oleh karena itu, Pontianak Food Festival ini menjadi pembuktian bahwa UMKM dan Pemerintah Kota berkomitmen untuk mewujudkan hal tersebut disupport oleh berbagai pihak terutama untuk di bidang teknologi dilakukan GO-JEK.

Komitmen GOJEK dalam mendorong kesejahteraan mitra driver dan merchants terbukti turut berdampak positif terhadap perekonomian Indonesia. Hasil riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) tahun 2017 mengungkapkan, GOJEK telah berkontribusi Rp 8,2 Triliun per tahun dari penghasilan mitra driver dan Rp 1,7 triliun dari mitra UMKM terhadap perekonomian nasional.

“GO-JEK memiliki misi untuk memberikan manfaat sosial semaksimal dan seluas mungkin bagi jutaan masyarakat Indonesia. Melalui dukungan pada Pontianak Food Festival dan Khatulistiwa Jazz Festival, GOJEK berharap manfaat tersebut bisa langsung dirasakan masyarakat Pontianak dan sekitarnya,” tutup Mulawarman. (nos)

Teks foto :

City Head GO-JEK Palangka Raya Priyo Bagus Endro Prasetyo (kanan) memberikan pengalaman pertama penggunaan pembayaran nontunai GO-PAY kepada pengunjung Pontianak Food Festival yang diadakan pada 8-13 Februari 2019 di Halaman Parkir Ayani Megamall Pontianak.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising